Kapolsek Metro Penjaringan Bersama Kanit Binmas Pimpin Pengecekan Lokasi Banjir
METRORAKYAT.COM, JAKARTA UTARA – Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Ach. Imam Rifai,SH.,SIK.,MPICT.,MISS, didampingi Kanit Binmas Kompol Jubaedi,SH, pimpin Pengecekan Lokasi banjir hari ke-2 diwilayah Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (02/01/2020), pukul 07.30 WIB.
Adapun Hujan yang melanda wilayah menyebabkan banjir di berbagai titik dengan ketinggian hingga lumpuh akses kendaraan banyak yang putar balik menghindari genangan Air.
Terlihat Bripka B. Sianipar anggota Polsubsektor Kapuk Muara, tanggap melakukan evakuasi warganya langsung gendong ibu lansia bersama Ipda Slamet Kapolsubsektor Kapuk Muara.
Dengan demikian, Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Ach. Imam Rifai kordinasi dengan Camat Penjaringan maupun Dinas Sosial bergabung dalam 3 Pilar langsung tanggap mendirikan Posko Bantuan pelayanan sosial terutama kesehatan maupun makanan.
Dimana warga membutuhkan tempat tinggal yang aman dari terjangan banjir karena sebagian warga dari kalangan kaum rentan, anak-anak, lansia dan ibu hamil.
Selain itu, berbagai kebutuhan dasar seperti makanan, obat-obatan dan pakaian terutama untuk anak-anak juga sangat diperlukan, untuk mengoptimalkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Dengan mendirikan posko bantuan untuk menjangkau berbagai lokasi yang terdampak banjir terutama daerah banjir sepanjang Jalan Teluk Gong Pejagalan (Rw 07, RW 08, RW 09, RW 10, RW 12, RW 13, RW 14, RW 15, RW 17), Kapuk Muara (Rw 01, RW 02, RW 04, RW 05), Kamal Muara (Rw 01) ketinggian air 30 Cm—150 Cm.
Banyaknya lokasi pemukiman warga yang terkena banjir menyebabkan kebutuhan logistik dan posko pengungsian di Teluk Intan Pejagalan dan PIK (Pantai Indah Kapuk) Mandara.
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Ach. Imam Rifai turut prihatin atas bencana banjir yang terjadi, terus bekerjasama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana agar tepat sasaran.
Bantuan awal tanggap darurat kepada korban bencana banjir berupa perahu karet, tenda besar darurat, dan terpal. Ada juga makanan siap saji, air mineral, makanan ringan, obat-obatan, dan keperluan lainnya yang dibutuhkan korban banjir. (MR/IS)


