Rahmad Syah Ramadhan Harahap Jadi Caleg Untuk Bela Pedagang dan Masyarakat Kecil
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Rahmad Syah Ramadhan Harahap, Caleg dari Partai Perindo DPRD Kota Medan Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Medan Helvetia, Kecamatan Medan Petisah, Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Medan Barat ini, tertarik maju menjadi anggota legislatif dikarenakan panggilan hati untuk membela para pedagang dan masyarakat kecil.
Kepada tim Metrorakyat.com, Rahmad Syah Ramadhan Harahap yang dikenal sebagai sosok yang ramah dan murah senyum ini, selama ini berkecimpung di Pasar Petisah, Kota Medan.
Saat dijumpai di Pasar Petisah, ia mengaku tertarik untuk maju menjadi wakil rakyat di DPRD Kota Medan, sebab, selama ini tidak ada anggota Dewan yang sudah duduk di DPRD Kota Medan benar-benar membela nasib para pedagang, khususnya pedagang pasar tradisional, sehingga hak para pedagang kurang diperhatikan. Akibatnya, pedagang seperti terkotak-kotak dan juga mengakibatkan banyak permasalahan diantara para pedagang yang tidak dapat diselesaikan.
“ Kita lihat contoh seperti pedagang pasar Marelan, Pedagang Kampunglalang, pedagang pasar Pringgan dan lainnya, ini terjadi karena wakil rakyat yang duduk di DPRD Kota Medan tidak memahami keinginan dari para pedagang, sehingga teman-teman pedagang menjadi korban akibat kebijakan dari pemerintah yang dinilai sepihak,” kata Harahap.
Kepada Wartawan,Rahmad bercerita banyak tentang keadaan yang semraut dan ingin merubahnya. Atas perhatian dan kepeduliannya itu, ia mendapat banyak dukungan dari teman seperjuangannya yang tergabung di pengurus pusat Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P4B) yang di ketuai oleh Suwarno.
“ Tujuan saya maju menjadi calon anggota DPRD Kota Medan yang utama adalah bagaimana dapat membantu dan membela teman-teman pedagang dari kebijakan pemerintah atau pengusaha yang sepihak dan merugikan pedagang, kita ketahui bersama bahwa pedagang merupakan salah satu roda perekonomian pemerintah yang harus tetap dibina dan dipelihara karena merupakan salah satu asset pemerintah,” ujarnya, Selasa (16/10/2018).
Rahmad, yang merupakan aktivis buruh di SPSI-SPK Hut ini, ingin merubah cara pandang masyarakat bahwa anggota Dewan yang duduk di DPR/DPRD bukan hanya orang yang memiliki banyak uang, namun, orang yang memiliki prinsip yaitu pekerja keras, peduli terhadap kaum miskin dan kaum marjinal, jujur dan bertanggungjawab.
“ Kita ingin cara pandang masyarakat dalam memilih calon anggota dewan kedepan harus belajar dari pengalaman sebelumnya, jangan pilih calon yang hanya memberikan angin segar namun tidak pernah berbuat, pilihlah calon yang sesuai hati dan nurani yang mau turun kemasyarakat membantu masyarakat dan peduli terhadap keluhan dan keinginan masyarakat, sebab, permainan uang (money politik) hanya akan merugikan diri sendiri dan masyarakat selama lima tahun kedepan,” jelas Caleg Perindo Nomor Urut 8 Dapil 1 Kota Medan.
Ia menambahkan, sudah saatnya aspirasi warga miskin di wakilkan oleh sosok yang pro rakyat dan pedagang, jika kita yang miskin tidak bersatu siapa lagi yang akan membantu kita? Sebab, tidak mungkin orang kaya membantu kita jika tidak kita sendiri. Kepada para pedagang pasar, Rahmat juga menghimbau untuk bergabung di P4B, sebab, tanpa P4B pedagang akan rugi.
Ia yakin, dengan suara dan dukungan dari seluruh pedagang pasar di Petisah, pasar Seikambing, Pasar Helvetia dan pasar Palapa ditambah para simpatisan dan warga yang menyukai dirinya untuk duduk, maka dengan izin Tuhan Yang Maha Kuasa, dia akan dapat duduk mewakili aspirasi masyarakat miskin dan termarjinalkan.
“Semoga..,” ucap Rahmad Syah yang didampingi, Bendahara P4B, Mester Harahap dan Humas, Teken Sinaga.
Selanjutnya, Rahmat yang memiliki motto “ Setia Bersama Rakyat” ini ingin membuktikan dirinya yang juga pedagang pasar dan Sekretaris di DPP P4B yang berkantor di Basemant Pasar Petisah tahap-II, bahwa untuk maju menjadi anggota DPRD Kota Medan tidak segalanya harus menggunakan uang, meskipun uang adalah segalanya. (MR/Siti)


