PKS PT.Pangkatan Indonesia, Evant grup Diduga Buang Air limbah Pengolahan ke Parit Pemukiman Warga
METRORAKYAT.COM, LABUHANBATU – PKS (Pabrik Kelapa Sawait) milik PT.Pangkatan Indonesia, Evan Grup diduga buang air Limbah pengolahan ke parit pemukiman yang berterusan ke Sungai Gundur yang berlokasi di pemukiman warga di Dusun Sidodadi C, Desa Kampung Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Pantau awak Media dilokasi, di dusun Sidodadi C, Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, yang dimana dinyatakan warga setempat bahwa air parit yang sering digunakan warga untuk keperluan hidup ternak mereka, sudah tercemar air limbah pengolahan PKS milik PT.Pangkatan, Evan Grup, Rabu,(18/7/2018).
Menurut keterangan warga setempat, salah satunyaFahri (36), mengatakan bahwa air di daerah tersebut sudah tercemar. “Ini air sudah tercemar limbah pengolahan PKS milik PT.Pangkatan Indonesia, Evant Grup pak, air limbah pengolah PKS segaja di buang ke Parit yang berada dipemukiman, Pak, karna kemarin sore cuaca mendung, dikirain pihak perusahaan akan turun hujan, makanya pihak perusahaan buka klep air limbah pengolahan PKS dibuka biar air limbahnya mengalir ke sungai gundur, nyatanya hujan tidak jadi turun maka air limbah pengolah tersebut tetap diparit pemukiman warga,”sebut Fahri.
Masih menurut masyarakat setempat, PKS Milik PT.Pangkatan Indonesia, Evant Grup ini tidak pernah memikirkan kami warga, suka-suka perusahaan ini buang air limbah pengolahan, nanti tiga hari pasti bau ini dan ikan-ikan pun akan bermatian, sudah sering ini lakukan PKS PT.Pangkatan indonesia, Evant Grup, dan tidak pernah mehiraukan, kami warga walaupun ribut, sebut warga yang lain.
Sementara, perwakilan PKS PT.Pangkatan, Evant Grup yang berada dilokasi, Rinto Silalahi, mengatakan bahwa air tidak tercemar, mereka juga selalu mengambil sampel air tahunan. “Kita setiap tahun ambil sampel air untuk diuji,” katanya.
Mendegar pernyataan perwakilan Perusahaan, Rinto Silalahi, tokoh pemuda M. Lubis (45) warga setempat, marah dengan nada tinggi, dan langsung menantang perwakilan perusahaan untuk meminum air yang telah tercemar limbah. “Ayolah lah Pak Rinto, Kita minum air yang ada dilokasi, kami ini, kalau memang itu airtidak berancun akibat tercemar air limbah pengolahan PKS PT.Pangkatan Indonesia, Evant Grup tempat saudara kerja, mari kita sama minum, biar tahu kita apa betul pernyataan saudara, kalau aku mati ngak apa-apa, penting terbukti air memang tercemar, biar tahu Pak Rinto dulu kami warga sekitar belum ada PKS, air tersebut kami gunakan mencuci pakai dan perlengkapan masak, biar tahu Pak Rinto,” sebut M.Lubis.
Mereka juga mengaku bahwa perusahan PKS PT.Pangkatan Indonesia tersebut selalu janji-janji manis kepada masyarakat setempat dan tidak pernah di tepati.
” Pihak perusahaan selalu bohong kepada warga, mengalirkan air bersih kerumah-rumah warga, sampai sekarang mana,”ungkap M.Lubis.
Warga juga sudah pernah membuat permohonan untuk kebutuhan air bersih melalui bentuk proposal, namun tidak pernah ditanggapin PT.Pangkatan Indonesia, Evant Grup,”pungkas M.Lubis.(MR/Haposan Sinaga)
