Pindah Ke Partai Lain, Godfried Akui Tak Loyal Dan Nurhajizah Pamit ke Wiranto
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Pindah bendera atau ganti partai, sebutan ini kerap kali diucapkan kepada politisi yang kerap pindah partai dari satu partai politik ke partai politik lainnya pada saat musim pengajuan calon legislatif, seperti saat ini.
Beberapa contoh politisi hijrah ke partai lain adalah Godfried Effendi Lubis, Landen Marbun, hingga Nurhalizah Marpaung, Wakil Gubernur Sumut yang baru saja habis masa tugasnya pada 17 Juni 2018.
Godfried Effendi Lubis adalah salah satu contoh terbaik dari politisi yang pindah bendera. Sudah lima kali ia pindah partai politik.
Pada Pemilu 2014 lalu, Godfried menjadi kader Partai Gerindra dan mengantarkannya duduk di DPRD Kota Medan. Pada pemilu 2009,Godfried Efendi Lubis duduk di DPRD Medan dari Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI).
Akan tetqpi, menjelang Pileg 2014 lalu, ia lompat ke partai Gerindra. Sebelumnya, ia pun pernah bergabung di Partai Damai Sejahtera (PDS) dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI).
Saat proses pengajuan calon legislatif jelang Pemilu 2019, ia hijrah ke Partai Perindo. Ia kembali menjadi calon legislatif DPRD Kota Medan daerah pemilihan Medan-1 yang meliputi Amplas, Medan Area, Kota dan Medan Denai.
“Banyak anggapan saya tidak loyal di Gerindra? Iya betul. Saya akui. Gini, saya bukan soal loyal. Saya bukan anak kemarin bermain di partai politik. Artinya, jujur saja, kalau di Gerindra masih dianggap pemula silahkan saja,” ujar Godfried Effendi beberapa waktu lalu.
Contoh lain, dari politisi kutu loncat lainnya adalah Landen Marbun. Ia sudah enam kali masuk dan keluar parpol. Awal sekali Landen berada di partai Golkar. Lalu, jadi anggota DPRD Medan pada periode pertamanya (1999-2004) dari Partai Bhinneka Tunggal Ika (PBI), periode 2004-2009 pindah ke Partai Patriot, periode 2009-2014 berikutnya pindah ke Partai Damai Sejahtera (PDS), dan 2014-2019 anggota dewan dari Hanura.
Selanjutnya, pada Pilkada 2019, Landen Marbun pindah lagi ke partai Nasdem yang diketai oleh Surya Paloh.
Tidak hanya itu saja, ada juga Bangkit Sitepu anggota DPRD Kota Medan dari Partai Hanura. Ia telah duduk empat periode di DPRD Kota Medan dari 3 partai berbeda yakni Golkar (Pemilu 1990 dan 2004), Patriot (pemilu 2009), dan Hanura (Pemilu 2014). Pemilu 2019, Bangkit tetap maju dari Hanura, dan ia menjabat sebagai Ketua DPC Partai Hanura Medan. (MR/A06)
