Sekum PMS Wikayah Jabodetabek, Rasyid Targan, SH: Kebersamaan Adalah Modal Kemajuan Pemuda Karo
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Budi Rasyid Targan, SH, Sekretaris Umum (Sekum) Pemuda Merga Silima ( PMS) jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, (Jabodetabek), menegaskan bahwa pemuda Karo, harus berani menyatakan kebenaran meskipun itu mungkin berat, Kamis,(14/6/18).
Tapi harus diungkap dengan cara yang beradab dan santun. “Asal ula otak ta korengan, kai pe banci ibas NKRI enda (terjemahan kasar : Kalau tidak pemikiran kita berpenyakit, apa pun bisa dibuat di negeri ini). Untuk itu, marilah kita bersama-sama, masyarakat Karo Bersatu, membuat rasa aman masyarakat, terlebih dalam bulan Ramadhan ini.
Tapi ingat, bukan bulan Ramadhan ini saja, tapi juga pada bulan-bulan selanjutnya,” jelasnya, saat ditemui disela-sela Acara Buka Puasa Bersama DPP Pemuda Merga Silima, di Restoran Kenanga Medan, Selasa, (12/06/2018), kemarin.
Kebersamaan, sambungnya, adalah modal utama dalam setiap upaya mencapai kemajuan.
Tanpa kebersamaan, maka kemajuan akan sulit dicapai. “Hal inilah yang sangat diperlukan dalam hubungan sosial kemasyarakatan kita sehingga gesekan ataupun benturan dapat dihindari. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita rawat bersama, terlebih sebagai Suku Karo,” ucapnya.
Dalam acara yang dibuka Ketua Harian DPP PMS, Alex Perkasa Sitepu, mewakili Ketua Umum DPP PMS, Mbelin Brahmana, terlihat hadir ratusan orang dari berbagai daerah, seperti PMS Labuhan Batu, Deli Serdang, Medan, serta anak yatim – piatu. “Kami memang diutus oleh Ketua DPD PMS Jabodetabek, Mion Tarigan, SE, dan Ketua Harian, Danu Sebayang, SH, MH, untuk hadir di dalam acara ini sebagai wujud kebersamaan itu.
Dan semoga kegiatan seperti ini, dapat terus dilanjutkan menjadi tradisi PMS, dan tuan rumah daerahnya juga dapat saling bergantian. Jadi, kalau sekarang di Medan, mungkin Ramadhan tahun depan di Jambi, atau daerah yang bersedia menjadi tuan rumah,” harapnya.
Rasyid kembali menegaskan bahwa hal yang perlu dan harus terus kita jaga dan rawat adalah kebersamaan. “Dan acara untuk melestarikan nilai silaturahmi seperti ini, dapat selalu dilaksanakan,” pungkasnya.(MR/Siva M)
