Ratusan Kapal Nelayan Takut Melaut Harga Ikan Laut Dan Kepiting Naik
METRORAKYAT.COM, BELAWAN – Akibat cuaca di laut kurang baik, dan sedang musim ombak tinggi, membuat para nelayan takut melaut, dan terpaksa banyak kapal nelayan terpaksa bersandar di tepi perairan Belawan. Belum lagi banjir rob yang terus menghantui warga yang tinggal di Belawan.
Para nelayan yang tinggal di kawasan Tangkahan dan dekat Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan maupun di daerah pesisir lainnya seperti di kawasan Pantai Kuala Lama Pantai Cermin sama-sama mengeluhkan tingginya ombak laut saat ini.
Seperti yang disampaikan nelayan di kawasan Pantai Batang Muara Dusun 6 Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (20/06/18) bernama Ramlan (25). Sebagai seorang nelayan jaring kepiting mengaku, kalau masa lebaran ini masih berlangsung musim ombak tinggi dan pasang laut besar membuatnya takut untuk melaut.
“Hingga kini banyak nelayan yang mendaratkan sampannya di bibir pantai karena banyak nelayan tak melaut takut diterjang ombak besar,”kata Ramlan.
Dari pantauan awak media, terlihat akibat banyaknya nelayan yang tidak melaut, mengakibatkan harga ikan dan kepiting dipasar ikan naik di kisaran Rp 10 ribu hingga 20 ribu per kilogram. Keaikan harga tersebut bukan karena suasana lebaran. ” Kenaikan disebabkan langkanya ikan dan kepiting, karena tidak ada yang melaut,” katanya.
Dari Hasil pengecekkan memang jelas, harga kepiting ranjungan atau kepiting laut saat ini mencapai Rp 60 ribu perkilogramnya dari harga sebelum lebaran hanya Rp.40 ribu.
Selain itu harga ikan laut juga mengalami kenaikan harga misalnya ikan gembung mencapai Rp.40 ribu perkilogramnya dari biasanya Rp.30 ribu. Begitu juga ikan laut lainnya secara drastis mengalami kenaikan akibat pasang laut besar juga saat masa lebaran. Kenaikan juga dialami untuk ikan jenis lainnya, imbas dari tingginya ombak laut.(MR/Sudin Pasaribu)
