Tolak PT.Parbens, Puluhan Pedagang Pasar Pringgan Demo di Depan Kantor Walikota Medan

Tolak PT.Parbens, Puluhan Pedagang Pasar Pringgan Demo di Depan Kantor Walikota Medan
Bagikan

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Puluhan pedagang Pasar Pringgan kembali berunjuk rasa di depan kantor Wali Kota Medan, Senin (07/05/2018). Tuntutan mereka sama pada demo sebelumnya yakni menolak PT Parbens mengelola Pasar Pringgan.

Selain berorasi dan membawa spanduk, demo pedagang yang mayoritas ibu-ibu kali ini agak berbeda. Mereka membawa dagangannya berupa sayur mayur, buah-buahan dan kemudian menjajakan dagangannya di sana. Sasaran konsumen mereka adalah para pengendara mobil dan sepeda motor. Para pedagang juga mendirikan tenda payung tempat mereka bisa berjualan. Alhasil suasana di depan kantor Balai Kota terdengar hiruk pikuk dan mirip pasar tradisional.

“Ayo pak, tolonglah beli dagangan kami. Kami terpaksa jualan di sini karena di Pasar Pringgan banyak aparat. Kami gak bisa lagi jualan di sana,” kata seorang pedagang ibu-ibu yang terlihat menjajakan sayur.

Suasana semakin hiruk pikuk ketika pedagang mulai menguasai separoh badan. Dampaknya kemacetan lalu lintas terjadi.

Menurut para pedagang, mereka berjualan di depan kantor Wali Kota Medan sebagai bentuk kekecewaan kepada Pemko Medan yang memberikan PT Parbens mengelola Pasar Pringgan pasca peralihan dari pengelola sebelumnya PT Tri Wira Lokajaya.

Pasca peralihan itu, pengelolaan Pasar Pringgan ditangani Pemko Medan dalam hal ini PD Pasar Medan. Sejak dikelola PD Pasar, para pedagang mengaku nyaman berjualan dan mempercayakan perusahaan daerah itu mengelola pasar.

Belakangan keberadaan pedagang terbelah dua. Sejumlah pedagang lainnya malah mendukung keberadaan PT Parbens mengelola Pasar Pringgan. Mereka menginginkan pasar tradisional itu dikelola PT Parbens.(MR10/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.