Objek Wisata di Kab Samosir Kurang Perawatan

Objek Wisata di Kab Samosir Kurang Perawatan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Daerah Kabupaten Samosir menuju destinasi objek wisata Eropa bahkan dunia masih jauh dari harapan. Hal ini terlihat di saat wartawan metrorakyat.com, jalan-jalan ke Air Terjun Efrata yang terletak di Desa Sosor Dolok Kecamatan Harian Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara (Provsu) ini kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Samosir (Pemkab).

Ketika wartawan (red_Jos Bandy Rumapea) melihat langsung Air Terjun tersebut seolah – olah tak bertuan. Lokasi objek wisata tersebut sangat strategis, sejuk, berada di bawah kaki gunung. Panorama udara di tambah pohon hijau menambah kesejukan udara.

Namun sangat disayangkan jalan menuju objek wisata ini sangat memprihatinkan, belum lagi air hitam, lokasi tidak memadai, kamar mandi untuk tukar pakaian tidak terawat.

Salah seorang penjaga bernama Jonter Simbolon yang mengaku dari dinas Pariwisata Kab Samosir mengatakan rata-rata kunjungan wisatawan 100-200 orang setiap hari pada saat hari kerja, sedangkan hari libur bisa tembus 600 – 700 orang.

“Karcis masuk per orang Rp 7.000 untuk orang dewasa dan orang tua, sedangkan anak – anak di bawah usia 15 tahun kebawah tidak bayar (Gratis),” sebut Jonter di dampingi Malau dan Sinaga.

Di singgung parkir kenderaan roda 2 dan 4, bukan urusan dinas pariwisata melainkan pemilik tanah. Karena daerah objek wisata Air Terjun tersebut berada di daerah tanah ulayat marga Sinaga. Maka untuk parkir roda 2 (dua) dan 4 (empat) adalah hak marga Sinaga.

Sementara Sinaga menambahkan untuk parkir roda 2 dikenakan harga karcil Rp 2.000 dan roda 4 Rp 5.000.

“Harapan kami, kirannya pemerintah Kabupaten dapat memperbaiki infrastruktur daerah objek wisata yang ada di Kab Samosir. Karena menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kesinambungan pembangunan menuju destinasi objek wisata dunia, “sebut Simbolon.

Salah seorang pengunjung, Ismail warga Medan yang datang khusus ber-wisata sangat prihatin melihat kondisi jalan menuju objek wisata.

“Pelayanan masih jauh dari harapan termasuk fasilitas umum seperti kamar mandi untuk buang kecil / besar. Air tidak jernih dan lokasi kurang kebersihan (jorok),”cetusnya.

Pada hal, lanjut Ismail, Kab Samosir cukup di kenal bahkan dunia objek wisata nya tetapi itu tidak terawat termasuk jalan menuju objek wisata.

Pemerintah Kabupaten Samosir kurang memperhatikan objek wisata. “Maunya kepala dinas pariwisata harus benar-benar mengerti dan memahami daerah penataan wisata,” singgungnya.(MR/JB Rumapea)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.