Besok, Puluhan Pedagang Akan Unras Ke Kantor Walikota, Desak Pemko Medan Memfasilitasi Pihak Ketiga Mengelola Pasar Pringgan Medan

Besok, Puluhan Pedagang Akan Unras Ke Kantor Walikota, Desak Pemko Medan Memfasilitasi Pihak Ketiga Mengelola Pasar Pringgan Medan
Bagikan

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Sekelompok pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Pringgan Medan mendesak Pemko Medan untuk memfasilitasi pihak ketiga dalam mengelola pasar Pringgan menjadi pasar Tradisional Modern dan berencana akan berunjukrasa ke Balaikota Medan, Selasa (24/4/18).

Hal itu terungkap saat kelompok pedagang itu mendatangi Kantor PT Parbens yang disebut sebagai pihak ketika pengelola Pasar Pringgan, Sabtu (21/4) siang di Jalan Air Bersih Medan.

Menurut para pedagang kedatangan mereka ke kantor PT Parbens adalah untuk memastikan siapa sebenarnya yang diberi hak untuk mengelola Pasar Pringgan oleh Pemko Medan. Karena sejak berakhirnya masa pengelolaan pasar Pringgan dari pengelola sebelumnya telah mengakibatkan terjadi ketidakpastian dan pedagang menjadi bingung untuk berjualan.

Bahkan kebingungan itu telah menimbulkan kerugian karena tidak bisa berjualan dan bahkan ketika memilih berdagang di tepi jalan telah mengganggu arus lalu lintas.

Salain itu, antar pedagang juga telah terjadi perbedaan pendapat yang menjurus perasaan tidak tenang.

Pedagang mengaku mendukung pengelolaan oleh pihak ketiga dengan ketentuan tidak menetapkan tarif sewa yang mahal melainkan harus bisa terjangkau.

Para pedagang mengaku akan melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD Medan dan Balaikota Medan untuk menyampaikan aspirasi tersebut.

Pihak PT Parbens melalui Roni Sinaga dan Kuasa Hukumnya Dwi Sinaga mengatakan dalam konsep yang disampaikan kepada Pemko Medan tentang pengelolaan pasar Pringgan adalah menjadikan pasar Tradisional yang modern dang menghindari monopoli pengelelolaan kios.

Terkait dengan tarif kios akan disesuaikan dengan kemampuan pedagang dan mengutamakan pedagang baik yang di dalam pasar maupun di bagian luar.

Roni menjelaskan bahwa saat ini pihaknya terbentur dengan penolakan sebagian pedagang dengan alasan yang tidam mendasar seperti kekhawatiran akan ditetapkan tarif yang tinggi. Padahal tudingan itu tidak berdasar karena yang akan dilakukan adalah tarif sesuai dengan keinginan pedagang.

Bahkan nantinya pasar Pringgan akan dikelola dengan baik sehingga para konsumen bisa betah berbelanja.

Pada kesempatan  itu juga disampaikan apresiasi kepada pedagang karena mendukung PT Parbens untuk segera mengelola Pasar Pringgan.(MR10/RED)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.