Jalan Bajak-II Kupak-kapik, Warga Minta Dinas PU Kota Medan Segera Perbaiki
Menurut Rinaldi, warga yang kerap melintas di jalan tersebut, ketika hujan deras turun kondisi jalan seperti kubangan kerbau. Lobang-lobang pada jalan katanya tampak menampung air hujan, yang sekilas tidak terlihat oleh pengendara bisa mengakibatkan kecelakaan.
“Memang jelek kali sekarang Jalan Bajak II simpang Marindal itu. Untuk orang yang baru pertama kali lewat situ, apalagi ketika hujan turun, bisa saja terjatuh karena tidak mengetahui ada lobang,” ungkapnya kepada wartawan, kemarin.
Dia mengungkapkan, sudah lebih dari enam bulan kondisi jalan di situ dibiarkan tanpa ada perbaikan. Pernah sekali waktu diperbaiki dengan cara di-patching, namun kondisi itu tidak bertahan lama dimana jalan kembali rusak. “Malah sekarang kondisinya makin parah kutengok. Lobang pada jalan sudah besar-besar kali,” katanya.
Camat Medan Amplas Khoiruddin Rangkuti, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan ihwal kondisi Jalan Bajak II, yang mengarah ke Lapangan Widuri tersebut sangat memprihatinkan. Pihaknya, kata dia, sudah pernah sampaikan keluhan ini ke Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan. “Oleh Dinas PU pernah menyisip (patching) lobang-lobang dari jalan itu. Cuma karena pekerjaan tidak maksimal, jalan tersebut rusak lagi,” katanya.
Ia mengaku pihaknya sudah ada mengusulkan pengaspalan jalan tersebut dalam Musrembang untuk ditampung di APBD 2018. Dijanjikan mantan Camat Johor ini, bahwa dirinya akan kembali ingatkan Kadis PU Khairul Syahnan, untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.
“Saya juga sering lewat situ dan memang makin hancur jalannya. Sebenarnya kami juga telah usulkan pengaspalan untuk jalan itu dan ruas lain yang memang perlu dibenahi. Karena yang agak ke sananya, mulai dari simpang Tritura ke dalam kan sudah diaspal. Tinggal yang di simpang Marindal itu pula yang belum, dan makin parah jalannya sekarang,” katanya.(MR/10)
