Hari Terakhir, Pengunjung dan Tamu Undangan Masih Tampak Antusias Menyaksikan GeMeS 2017

Hari Terakhir, Pengunjung dan Tamu Undangan Masih Tampak Antusias Menyaksikan GeMeS 2017

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Masih dalam keadaan diguyur hujan mulai dari hari pertama sampai hari ke-3, acara GeMeS (Gelar Melayu Serumpun) di Lapangan Merdeka Medan tetap berlangsung  sampai hari terakhir, Minggu (05/11/17).

Acara yang digelar oleh Pemerintah  Kota Medan melalui Dinas Pariwisata Kota Medan ini masih tetap berjalan lancar. Tamu undangan yang hadir juga masih tampak terlihat antusias menyaksikan berbagai pertunjukan yang di sajikan.

Mencoba untuk mengembangkan dan menggali potensi Pariwisata kota Medan melalui wisata budaya. Dihadapan Tamu undangan dari nusantara dan luar negeri ( Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Pilipina, Singapura, dan lain-lain), beberapa tempat yang menjadi destinasi objek wisata kota Medan juga ditampilkan dan diperkenalkan, seperti Masjid Raya dan menara PDAM di jalan Sisingamangaraja, Istana Maimoon di jalan Brigjen Katamso, rumah Tjong A Fie di jalan Ahmad Yani, Durian Ucok dan lain sebagainya.

Kegiatan yang di mulai dari 03-05 November 2017, penampilan yang dipertunjukan yaitu berasal dari penampilan kontingen kabupaten Langkat, kota Tanjung Balai, provinsi Riau (Pekan Baru), Brunei Darussalam, Singapura, provinsi Sumatera Barat (kabupaten Solok), provinsi Nangroe Aceh Darussalam (kabupaten Aceh Tenggara), kabupaten Deli Serdang, kabupaten Labura, kabupaten Batubara.

Dihari ke-3 pada penutupan, ditampilkan kontingen dari kota Tebing Tinggi, kabupaten Sergei, kota Binjai, kabupaten Asahan, provinsi Nangroe Aceh Darussalam (kota Banda Aceh), Malaysia, provinsi Bengkulu (kabupaten Kepahiang), provinsi DKI Jakarta (kota Jakarta).

Dari hasil pantauan tim dilokasi, stand yang disediakan di sekitaran panggung untuk para penikmat wisata kuliner, tidak ramai seperti hari pertama.

Dengan adanya pertunjukkan ini diharapkan dapat menambah daya tarik wisatawan untuk datang ke Sumatera Utara khususnya kota Medan.

“Terimakasih kepada Pemerintah kota Medan dan Dinas Pariwisata kota Medan. Ini merupakan upaya untuk menarik kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara. Sekaligus juga menjadi upaya untuk mengedukasi ragam kesenian dan budaya, khususnya budaya Melayu, sebagai kearifan lokal mancanegara. Berharap agar acara ini dapat dikemas secara menarik hingga dapat menjadi kekuatan ikon kota Medan sebagai destinasi yang menarik dikota Medan khususnya Sumatera Utara,” ucap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi. (MR/SITI).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.