Di duga Tiga Orang Oknum Polsek Deli Tua Aniaya David Stanza
METRORAKYAT.COM | MEDAN – David Stanza (35) warga Deli Tua Gang gedek luka berat setelah di duga dianiaya tiga orang oknum polsek Deli Tua di Gang Sejarah komplek KPUM Deli Tua, Senin,(27/11/ 2017).
Menurut keterangan Idrus ( keluarga korban ) pada saat itu korban sedang duduk-duduk di dalam gang Sejarah, tiba-tiba datang tiga orang berpakain preman yang mengaku dari polsek Deli tua.
Kedatangan ketiga polisi itu bermaksud menayakan perihal pencurian di salah satu Gereja dikawasan itu.
Namun entah bagaimana ketiga polisi itu langsung memukuli korban hingga babak belur .
Menurut Idrus kejadian tersebut hari Senin namun pihak keluarga baru mendapat kabar akan hal ini oleh polisi pada hari Rabu,(29/11/17).
Kalau lah memang si David terlibat suatu tindak kriminal kan bisa ditangkap dan dibawa ke kantor polisi, ini kok malah dipukuli hingga babak belur hingga dirawat di rumah sakit Bhayangkara.
Tentunya azas praduga tak bersalah harus di terapkan dan jangan maen pukul seenaknya. Ini kan negara hukum, ya, laksanakan hukum itu dengan seadilnya, bersalah atau tidak pengadilan nanti yang memutuskan,” ungkap Idrus dengan kesal.
Rencananya kami akan membuat laporan ke Direktorat kriminal umum dan propam polda hari ini ungkap Idrus pada metrorakyat.com.
Menurut saksi mata yang merupakan warga Gang sejarah yang tak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa pelaku di pukulin oleh tiga orang berpakain preman dan lima meter dari posisi korban di pukulin ditemukan narkoba.
“Tapi aku ngak tau pasti bang apakah narkoba yang ditemukan itu milik si David atau milik orang lain bang,”ujar saksi.
Kapolsek Deli Tua Kompol Ariefin ketika dikonfirmasi metrorakyat.com akan hal ini mengatakan bahwa Tersangaka atas nama David Stanza mencoba melawan pada saat akan ditangkap dalam kasus kepemilikan narkoba. Sehingga dianggap perlu dilakukan tindakan tegas.
“Anggota kita juga pada saat dilapangan terluka dibagian wajah dan sedang dalam perawatan. Jika dalam penangkapan ini ditemukan kesalahan maka akan kita tindak juga,”ungkap Arif.(MR/Suriyanto).
