Tahun Depan, Pemkab Banyuwangi Realisasikan Program Kompensasi Untuk Penunggu Pasien Warga Miskin

Tahun Depan, Pemkab Banyuwangi Realisasikan Program Kompensasi Untuk Penunggu Pasien Warga Miskin
Bagikan

METRORAKYAT I BANYUWANGI – Akhirnya, keluarga dari pasien warga miskin yang dirawat di Puskemas atau Rumah Sakit Kelas III bisa bernafas lega, mereka yang menunggu pasien akan mendapatkan uang kompensasi sebesar 40-75 ribu per hari disaat mereka menunggu keluarganya yang sedang dirawat di Puskemas atau Rumah Sakit Kelas III. Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi ini akan direalisasikan mulai tahun depan. Sedangkan untuk alokasi anggarannya diambilkan dari APBD.

Hal itu diungkapkan orang nomor satu di Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, ketika melakukan kunjungan di UPTD Puskesmas Gitik, Kecamatan Rogojampi. Dikatakannya lagi, nantinya uang pengganti tersebut hanya diberikan kepada satu orang penunggu pasien miskin.

“Jadi, setiap pasien miskin, selain mendapatkan perawatan gratis, penunggunya juga akan menerima uang sebagai pengganti karena selama menunggu pasien, mereka sudah pasti meninggalkan pekerjaannya,” ujar Bupati asal Blokagung Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari Banyuwangi ini.

Karena alasan ini lah, bisa jadi merupakan salah satu penyebab warga miskin enggan membawa keluarganya yang sakit untuk dirawat di Puskesmas maupun di Rumah Sakit.

“Dari sini kita coba evaluasi, lalu kita akan anggarkan melalui APBD untuk mereka warga miskin. Karena PAD kita tahun ini naik, dan dari sektor pariwisata juga naik. Pajak dari para pelancong wisata di Banyuwangi inilah yang kita manfaatkan untuk kepentingan warga miskin,” paparnya kepada awak media.

Menurutnya, ini merupakan terobosan baru Pemkab Banyuwangi. Targetnya, diharapkan, lewat program ini warga miskin bisa meminimalisir permasalahan ekonomi disaat mereka sedang menunggu keluarganya yang sedang dirawat.

“Semoga dengan program ini bisa meminimalisir berbagai permasalahan warga miskin di Banyuwangi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Banyuwangi, dr. Widji Lestariono yang mendampingi kunjungan Bupati Abdullah Azwar Anas di Puskesmas Gitik, Rogojampi membenarkan adanya program tersebut.

“Betul mas, itu gagasan bupati dan diharapkan bisa dilaksanakan mulai tahun depan,” ucap Kadiskes yang akrab disapa dr. Rio ini, Minggu (15/10/17).(MR2/Taufan Dani)

 

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.