Keberadaan Satpol-PP Pemprovsu Penting dan Strategis, Akan Bentuk “Batalyon Praja Wibawa” Sebagai Sentral Komando

Keberadaan Satpol-PP Pemprovsu Penting dan Strategis, Akan Bentuk “Batalyon Praja Wibawa” Sebagai Sentral Komando
Bagikan

METRORAKYAT.COM I MEDAN-Peran Satpol PP Sumatera Utara penting dan Strategis mengingat wilayah Sumatera Utara berbatasan langsung dengan tiga propinsi yaitu,Propinsi Riau,Aceh dan Sumatera Utara,disamping itu juga, Wilayah Sumatera Utara juga bersebelahan dengan negara jiran Malaysia yang hanya dibatasi selat Malaka.

Oleh karena itu, peran Satpol PP didalam pemerintahan Sumatera Utara sangatlah penting terutama untuk menjaga ketertiban ditengah-tengah masyarakat lewat Peraturan Daerah (Perda).

Suasana konpress diruang press room Pemprovsu (Ft/MR2)

Salah satu urusan wajib dan menjadi pelayanan dasar pemerintah adalah masalah ketentraman, tribum dan linmas hal Ini tertuang didalam pasal 12 UU 23/2014.

Untuk itu, UU mengamanatkan tugas kepala daerah untuk memelihara Tram dan ketertiban masyarakat (pasal 65 UU 23/2014) yang dilimpahkan kepada organisasi perangkat daerah yakni satpol-pp.

Adapun tugas-tugas Satpol-PP ini diantaranya, pengamanan aksi unjuk rasa,pengamanan pejabat VIP/VVIP, pengamanan objek vital dan melaksanakan supervisi ke satpol PP kabupaten/kota se-Sumatera Utara (Permendagri 54 tahun 2011).

Tentunya, dalam menjalankan tugas-tugas pokok satpol-PP ini penuh dengan tantangan. Apalagi, didalam era reformasi, unjuk rasa yang dilakukan elemen-elemen masyarakat kekantor  pemerintahan provsu bukan hal yang baru lagi, untuk itu,peran satpol-PP untuk menjaga keamanan dan ketertiban para pengunjuk rasa sangat diperlukan.

Hal ini disampaikan Kasatpol-PP Sumatera Utara DR.H. Asren Nasution,MA pada gelar konfrensi pers diruang press room kantor gubernur Sumut jalan Diponegoro no 30 Medan, Selasa (24/10/17) sekira pukul 14.00 WIB.

Disamping itu, lanjut Asren, satpol-PP sebagai Praja Wibawa kedepannya akan membentuk pelaksanaan batalion praja untuk membantu pendapatan PAD di daerah Sumatera Utara.

“Membangun ‘Praja Wibawa’ ada dua faktor pendekatan yang akan kami lakukan, pertama,kami akan meminta satpol-PP daerah-daerah yang mau pindah ke Medan dan yang kedua, pendekatan non ASN yang mana, kami akan merekrut purnawirawan TNI/Polri sebagai tenaga non ASN, untuk melakukan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia(SDM),” kata mantan Kadiskominfo Sumut ini.

Asren juga menegaskan peran serta media sangat penting dalam rangka menunjang  kinerja Satpol-PP Sumatera Utara.

“Kita sangat mengharapkan peran media massa, kedepannya akan kita ikut sertakan dalam kegiatan-kegiatan yang akan kita lakukan,”tutupnya.

Selain Kasatpol PP, acara ini juga turut dihadiri para kabid Satpol-PP, staff  biro humas keprotokolan pemprovsu dan para insan media yang berunit di kantor Gubernur Sumut .(MR2/red)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.