Polsek Cikarang Barat Evakuasi Dua Kuli Meninggal Tertimpa Lempengan Beton
METRORAKYAT.COM | BEKASI – Dua orang kuli bangunan tewas tertimpa lempengan beton bangunan (coran) pada sore hari di Desa Gandamekar, Cikarang Barat, kemarin. Bangunan dua lantai itu menimpa buruh bangunan bernama Yudis Majalengka (27), Pardi garut (40).
Sarto ketua RT 02 kampung Wawajulang Desa Ganamekar mengatakan dirinya dibangunkan istrinya usai ada orang teriak meminta tolong.
“Dikasih tahu istri ada yang ribut-ribut teriak minta tolong. Ada kontrakan ambruk. Saya langsung bangun melihat TKP. Melihat korban sudah tertimpa alat coran. Saya ketempat Lurah. Laporan ke Bimaspol bahwa ada kejadian kecelakaan di RT 02 Rw 01,” katanya.
Korban dievakuasi pukul 17.30 WIB setelah mencoba menggunakan forklift tapi tidak terjangkau. “Akhirnya pakai manual. Coran pakai godem. Besinya diputusi pakai grinda,” ujarnya.
Sementara itu Asep, teman korban yang melihat kejadian tersebut, menuturkan bahwa bangunan sisi kiri yang runtuh. “Untuk evakuasi korban dibobok dulu. Soalnya, nunggu alat crane kelamaan. Yang bantu-bantu orang-orang sini juga,” ujarnya.
Menurut dia, proyek yang sedang dikerjakan tersebut sudah berlangsung dua bulan. Tukang dibawa untuk ikut membangun, semua ada enam orang. Bangunan ini rencananya untuk kontrakan. “Yang punya pak Irwan. Semuanya ngekos disini,” ujarnya.
Setelah berhasil dievakuasi, maka kemudian jenazah korban dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan visum dan proses lanjutannya.
Sementara itu Kapolsek Cikarang Barat Kompol Hendrik Situmorang mengatakan bangunan tersebut diduga kurang kokoh. Dan pihaknya masih menyelidiki kasus ini dengan meminta analisis dari team ahli kontruksi.
“Saat ini kita masih menyelidiki kasus ini. Dugaan sementara bangunan kurang kokoh. Tapi kita belum bisa menyimpulkan itu. Kita masih akan menanyakan kepada ahli kontruksi. Saat ini sudah dua saksi diperiksa yaitu tukang,” kata Kapolsek Sabtu (30/9). (RED/MR).
