Ketua APDESI Kab.Labuhanbatu Minta Pemerintah Perbaiki Lantai Jembatan Negeri Lama

Ketua APDESI Kab.Labuhanbatu Minta Pemerintah Perbaiki Lantai Jembatan Negeri Lama
Bagikan

METRORAKYAT.COM | NEGERI LAMA – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Labuhanbatu berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera merealisasikan pembangunan lantai jembatan Negeri Lama yang saat ini sangat memprihatinkan dan bakal rubuh karena selalu di lalui puluhan truk milik perusahaan perkebunan yang over tonase.

Bila lantai jembatan dimaksud tidak segera di perbaiki maka di khawatirkan akan rusak lebih parah lagi dimana akan berakibat terkendalanya arus transportasi darat khususnya melayani kebutuhan 4 (empat) kecamatan yakni Kecamatan Bilah Hilir, Kecamatan Panai Hulu, Kecamatan Panai Tengah dan Kecamatan Panai Hilir, sejurus dengan hal itu akan berdampak terkendalanya proses pembangunan desa yang bersumber dari Dana Desa (DD) untuk 38 desa di empat kecamatan.

Demikian diungkapkan Ketua Apdesi Kabupaten Labuhanbatu, Moh. Asmui ketika di temui di pelataran parkir kantor Camat Bilah Hilir, Senin (12/10/17) siang.

Bila jembatan dimaksud lanjutnya, tidak dapat dilalui truk yang membawa bahan material pembangunan menuju 4 kecamatan atau 38 desa, maka akibatnya jadwal yang telah ditentukan akan molor serta tidak dapat di selesaikan tepat waktu serta berdampak kepada resiko lainnya dari pemerintah. “Dampaknya banyak, sanksi administrasi,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Zaid Harahap, ketika dikonfirmasi, kamis (12/10) melalui selularnya mengatakan terkait informasi yang di terimanya, pihaknya menyarankan akan menambah biaya.
Zaid mengakui jembatan Negeri Lama akan hancur karena truk yang melintasinya berbobot 40 ton setiap hari milik perusahaan perkebunan di daerah itu.

“Hancur lah, puluhan truk over tonase,” ungkapnya.

Mekanismenya, lanjut Zaid, kemungkinan penambahan biaya dimaksud akan dilakukan dengan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (P-APBD), sebab tidak ada alternatif lain yang dapat ditempuh.

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Kegiatan Jalan dan Jembatan Kabupaten Labuhanbatu, Hasan Heri saat dihubungi melalui selulernya tidak aktif, sms pun sudah dilayangkan namun belum  direspon.(MR/Sofyan Ritonga)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.