KAPOLSEK MEDAN KOTA TERIMA KUNJUNGAN ORGANISASI MAHASISWA CIPAYUNG PLUS KOTA MEDAN
METRORAKYAT.COM | MEDAN — Organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus kota Medan mendatangi Polsek Medan Kota guna bersilaturahmi dan membahas situasi kota Medan yang saat ini sedang mengalami gangguan Kamtibmas, Kemarin lalu.
Dalam lawatannya, kelompok Cipayung Plus Kota Medan yang dihadiri oleh ketua Cabang GMNI kota Medan Maman K Silaban dan Sekretaris Syam firdaus Jafba, Ketua Cabang IMM Ridho Suwarno, Ketua Cabang HIMMAH M.Ilham Fauzi Munthe beserta Wakil Ketua M. Ridwan Hasibuan, Kabid DKP KAMMI Hafis, Ketua HIKMAHBUDHI Serlin Halim dan Sekretaris Dwiratnasari Putri, dan Bidang PTKP HMI Abdul Azis Lubis. Disambut langsung oleh Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Hermindo Tobing, SIK diruangannya.
Dalam diskusi ringan itu, terlihat suasana keakraban terjalin diantara mahasiswa dan Kapolsek, hal itupun ditandai dengan senda gurau Kapolsek yang di sambut gelak tawa mahasiswa yang menghiasi pertemuan tersebut.
Dalam topik bahasannya, mahasiswa Cipayung plus kota Medan mengapresiasi kinerja Polsek Medan Kota yang berhasil mengungkap pelaku pengedar 3 Kg narkoba jenis sabu-sabu dan juga menembak mati para pelaku pembunuh keji supir Grab Car yang saat ini ramai diperbincangkan di berbagai media sosial.
Karena sebelumnya, kota Medan disibukkan dengan berita bahwa Medan “Rumah Kita” sekarang sudah menjadi rumahnya para begal, hal ini membuat image kota Medan yang seharusnya “Rumah Kita” malah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, tatkala para pelaku begal dalam aksinya tak pandang bulu lagi dalam menghabisi nyawa korbannya.
Namun sekarang berkat kinerja kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui Polrestabes Medan dan dibantu dengan polsek jajaran, kini situasi Kamtibmas yang semula tak kondusif menjadi kembali aman dan tentram lagi, sebab para pelaku begal yang menewaskan supir Grab Car ini sudah berhasil dilumpuhkan oleh satuan reskrim Polsek Medan Kota.
Atas prestasi ini, Polsek Medan Kota dibanjiri pujian dari masyarakat atas keberhasilannya mengungkap 2 identitas pelaku begal dalam tempo 2 hari dan berhasil melumpuhkannya. Wajar saja apabila papan bunga yang berisi ucapan selamat sukses berbaris rapih menghiasi polsek tersebut.
Tak hanya papan bunga, ternyata prestasi tersebut juga mengundang para sekelompok kaula muda yang tergabung dalam organisasi Cipayung Plus kota Medan untuk berkunjung ke polsek tersebut dan menuangkan ide ide inovatifnya serta memberikan masukan masukan kepada pihak kepolisian dalam menjaga suasana Kamtibmas agar tetap kondusif.
Seperti halnya yang di utarakan oleh Ketua DPC GMNI Kota Medan Maman K Silaban, bahwa secara umum pelaku-pelaku kejahatan biasanya dipengaruhi oleh narkoba, sedangkan peredaran dan pemakaian narkoba di indonesia kini saban hari kian marak, hal tersebutlah menurut Maman yang mengakibatkan timbulnya tindak pidana didalam persendian masyarakat.
Maka dari itu sambung Maman, hendaknya organisasi Cipayung Plus kota Medan bersama dengan BNN, Dinas Pendidikan, Kepolisian, tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat bersama-sama mencegah peyalahgunaan Narkoba di kota medan, Khususnya di teritorial Polsek Medan Kota.
Selanjutnya Sekretaris Dpc GMNI Kota Medan Syam Firdaus Jafba berharap, Cipayung plus Kota Medan dan pihak terkait lainnya dapat melaksanakan event bersama mengenai pemberantasan dan pencegahan narkoba misalnya pawai bersama “Tolak Peredaran dan pemakaian Narkoba Di Kota Medan” hal ini dinilai Syam sebagai upaya memerangi kejahatan narkoba di dalam masyarakat.
Hal senada juga disampaikan, Ketua Cabang HIKMAHBUDHI Serlin Halim agar sekiranya pihak kepolisian agar bisa melakukan pendekatan diri kepada tokoh masyarakat untuk bisa berkordinasi mengenai info peredaran narkoba di lingkungan masyarakat, bila perlu adanya pemberian reward / penghargaan kepada masyarakat yang sudah aktif dalam membantu kinerja kepolisian.
Kemudian Serlin juga menyoroti beberapa titik lokasi yang rawan terhadap peredaran gelap narkoba khususnya kawasan pelabuhan agar penjagaannya diperketat, karena peredaran gelap narkoba disnyalir berasal dari daerah pinggiran.
Terkait masukan dan saran yang diberikan mahasiswa kepada pihak kepolisian resor Medan Kota, Kapolsek mengucapkan banyak terimakasih, dan Kapolsek juga berjanji, apa yang menjadi saran serta masukan yang diberikan mahasiswa akan diteruskannya kepada Kapolestabes Medan sebagai bentuk bahan evaluasi pihak kepolisian dimata masyarakat. (RED/MR).
