Pria Paruh Baya Tewas Mengenaskan, Diduga Tertabrak Kereta Api

Pria Paruh Baya Tewas Mengenaskan, Diduga Tertabrak Kereta Api
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  MEDAN — Situasi kawasan Jalan Sampurno Ujung, Gang Gardu, persis dipinggiran Rel KA (Kreta Api), Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, tiba-tiba ramai dipadati warga. Pasalnya, ada mayat pria ditemukan warga, dengan kondisi mengenaskan, Jumat (1/9/17) sekira pukul 15.00 wib.

Wagimin (60) warga Jalan Lorong VII, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, warga yang pertama sekali mengetahuinya. Sore itu, ia berencana mencari rumput untuk hewan ternaknya. Namun langkahnya terhenti begitu melihat tubuh pria paruh baya dengan posisi telungkup tak jauh dari pinggiran rel Kreta Api (KA).

Posisi mayat saat ditemukan (Ft/Syt)

Mengetahui hal itu, Wagimin langsung mendekat. Dan ternyata benar, ia melihat kondisi tubuh korban penuh luka disekujur tubuhnya. Wagimin sudah menduga kalau korban adalah korban tertabrak KA yang terpental sejauh 2 meter dari rel.

“Tadi saya mau ngarit rumput, kemudian saya lihat ada tubuh dengan posisi telungkup. Pas saya dekati, kondisinya penuh luka, kurasa korban ditabrak Kereta Api. Saya gak berani meriksa dan saya panggil warga lain hingga jadi ramai,” katanya.

Hitungan detik, warga pun mengerumuni di lokasi untuk melihat dan mencari tahu siapa gerangan sosok pria malang itu. Hingga akhirnya polisi pun dihubungi dan beberapa menit setelahnya, polisi tiba di lokasi, menyusul dengan kedatangan tim Inafis Polrestabes Medan.

Hasil dari pemeriksaan polisi, ditemukan beberapa barang milik korban di dalam plastik berwarna Putih berupa sandal, alat pembersih kaca dan dua bungkus Obat Antimo yang separuh bungkus sudah dikonsumsi.

Diketahui pula identitas korban yang diketahui bernama, Hendra (49) warga Kuala, Kecamatan pekan Kuala, Kabupaten Langkat. Identitas itu berdasarkan temuan polisi pada tubuhnya yang terdapat kartu tanda pengenal dengan bermasa berlaku tahun 2002.

Sedangkan pada tubuh korban, terdapat luka dibatok kepala bagian belakang korban yang sudah pecah, atas kepala luka robek, dan jempol kiri korban sudah putus.

Selanjutnya, korba yang tewas dengan mengenakan baju kemeja warna Coklat bermotif dan celana Jeans warna Hitam itu, dibawa kerumah sakit Pirngadi Medan guna dilakukan diautopsi.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Philip A Purba menuturkan, korban tewas diduga diserempet Kreta Api.

“Dugaan sementara korban diserempet Kreta Api, karena batok kepala belakang korban pecah dan mengeluarkan darah, sekarang sudah dibawa kerumah sakit untuk diautopsi,” sebutnya. (Mr/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.