Walikota Gunungsitoli hadiri Peringatan Hari Anak ke – 35 Kota Gunungsitoli
METRORAKYAT.COM | GUNUNG SITOLI — Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua menghadiri pelaksanaan peringatan hari anak ke-35 Tahun 2017 yang diselenggarakan di Halaman Kantor Walikota Gunungsitoli, Rabu (02/08/2017)
Ketua TP. PKK Kota Gunungsitoli Ny. Tini Lakhomizaro zebua menyampaikan bahwa kita semua mengetahui bahwa anak adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa dan setiap anak terlahir tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, maka dengan itu orang tua memiliki kesempatan yang luar biasa Untuk menggali potensi yang dimiliki oleh anak, maka dalam memperingati hari anak kita harus mengingat betapa pentingnya krusialnya Hak Asasi Anak dimana mereka pun membutuhkan dukungan lingkungan dan Mendapatkan hiburan yang selayaknya.
Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua pada arahan dan bimbingannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional ini mengingatkan kita tentang harapan bahwa perlindungan anak akan dimulai dari keluarga sejak dini, setiap keluarga seharusnya mampu mengoreksi faktor resiko untuk terjadinya kekerasan pada anak. Kekerasan pada anak memiliki dampak serius karena seringkali berlangsung seumur hidup tidak hanya pada aspek medis juga pada fungsi psikologis sosial serta berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan mental anak kekerasan pada anak merupakan masalah kesehatan ini mencakup berbagai tindakan dari bullying dan fighting secara fisik maupun seksual bahkan yang lebih parah adalah pembunuhan.
Tema hari anak tahun 2017 adalah perlindungan anak dimulai dari keluarga dengan pesan Utama Saya anak Indonesia Saya gembira.
Tema itu dilatar belakangi perlunya keluarga Indonesia untuk mengasuh anak keluarga merupakan awal mula pembentukan kematangan individu dan struktur kepribadian seorang anak.

Pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakan dan mendukung kebijakan nasional dalam penyelenggaraan perlindungan anak di daerah. Salah satu kebijakan diwujudkan melalui upaya daerah membangun kabupaten/kota peduli anak serta berupa yang memberikan perlindungan khusus kepada anak, seperti anak yang bermasalah dengan hukum anak korban penculikan, penjualan, perdagangan anak, korban kejahatan seksual, anak penyandang disabilitas, anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, anak korban kekerasan fisik dan lain sebagainya.
Lebih lanjut Walikota Gunungsitoli mengajak semua masyarakat dan orang tua agar lebih proaktif dalam memberikan perhatian pada pola pengasuhan keluarga dan lingkungan yang baik dan benar agar anak tidak menjadi pelaku bullying atau perundungan di masa depan seperti yang kita ketahui sampai saat ini masih banyak anak-anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tuanya dan masih banyak orang tua yang mendambakan anaknya anaknya tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berbakti ditengah-tengah keluarga bagi nusa dan bangsa, maka dari itu marilah kita sebagai masyarakat maupun orang tua untuk mengajarkan segala kebaikan kepada anak-anak dengan penuh kasih sayang dan juga etika moral yang baik anak yang dididik dengan kasih sayang ditambahkan nilai-nilai agama dan berakhlak mulia, tidak mudah terpengaruh dengan lingkungan sekelilingnya kelak menjadi sumber daya manusia yang berkualitas bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Untuk mewujudkan sasaran dimaksud tidaklah mungkin hanya menjadi beban dan tanggung jawab dari pihak pemerintah sendiri melainkan marilah kita bergandengan tangan baik pemerintah daerah dan multistakeholder di Kepulauan Nias umumnya dan Kota Gunungsitoli khususnya untuk mengambil peran dan fungsi masing-masing dalam mewujudkan terlaksananya pemenuhan dan perlindungan anak secara komprehensif dan berkesinambungan untuk membentuk karakter anak ke daerah yang lebih baik.
Pada Perayaan tersebut anak-anak ikut bagian menampilkan tari maena, puisi, bercerita tentang Kota Gunungsitoli dan menulis serta membacakan surat untuk Walikota Gunungsitoli.
(MR2/d1-red)
