Prihatin… Seorang anak SD terperosok di jembatan yang hampir putus
METRORAKYAT.COM | MEDAN — Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan jalan Young Panah Hijau lingkungan XI, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, dengan Jalan Raja Lama, Pekan Labuhan nyaris ambruk karena papan sebagai lantai sudah mulai rusak, Sabtu (5/8/2017).
“Kemarin aku terperosok masuk lobang pak…,hingga kakiku terluka saat sepulang sekolah lewat di jembatan gantung itu dan kayu lantainya sudah banyak lapuk”, ungkap Gustiawan (9) salah seorang siswa SDN Pekan Labuhan yang mengaku baru saja menjadi korban akibat masuk terperosok di jembatan gantung tersebut sembari menunjukkan luka di pahanya bekas terperosok tersebut.
warga setempat meminta dengan tegas dan berharap agar Pemerintah, maupun para dermawan untuk dapat membantu perbaikan jembatan gantung bersejarah penghubung 2 kecamatan di kota Medan tersebut.
Warga menyebutkan, sejak jembatan gantung itu rusak, sudah ada beberapa anak sekolah yang terperosok masuk ke lubang, karena papan lantai jembatan sudah banyak yang berlubang. Apalagi setiap harinya, jembatan gantung ini ramai dilalui kendaraan sepeda motor, sejak kerusakan jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor.
Lebih lanjut, warga berharap pemerintah melalui Dinas PU Bina Marga kota Medan segera memperbaiki kerusakan jembatan gantung peninggalan zaman Belanda ini.
“Beberapa waktu lalu jembatan gantung tersebut pernah putus akibat tali sling baja pengikat jembatan putus hingga ada bebrapa warga pengguna jalan yang jatuh hanyut di aliran sungai deli”, sambung warga dan meminta namanya tidak disebutkan.
Setiap harinya jembatan gantung ini dimanfaatkan warga sebagai jalan alternatif, bila jembatan gantung ini tak lagi bisa dilalui maka warga maupun anak sekolah akan menempuh jarak tempuh yang jauh untuk sampai ke tujuan maupun ke sekolah. (Ebianto/MR).
