Buntut dari Sengketa Tanah Desa Simalingkar A Lau Cih, Ratusan Warga Serbu Gedung DPRD Sumut

Buntut dari Sengketa Tanah Desa Simalingkar A Lau Cih, Ratusan Warga Serbu Gedung DPRD Sumut
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  MEDAN —  Buntut dari dari sengketa lahan antara PTPN II dengan warga desa Simalingkar A, ratusan masyarakat warga Desa Lau Cih melakukan aksi unjuk rasa didepan gedung DPRD- Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (7/8/17) sekitar pukul 13.00 WIB.

Warga Laucih memajangkan spanduk di pagar Gedung dewan.(Foto MR2)

Aksi ini menuntut agar lahan pertanian yang mereka usahai dari puluhan tahun silam dapat dikembalikan seperti semula.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga desa Dimalingkar A kebun Bekala ini sudah melakukan aksi didalam halaman gedung DPRD-SU tepatnya ditangga masuk, mereka memasak serta menjemur pakaian , aksi yang mereka lakukan sudah berlangsung selama sepekan lebih, dan sampai saat ini, kegiatan itu masih terus berlanjut sehingga membuat kantor dewan ini terlihat seperti dapur umum.

Para peserta aksi menyampaikan orasinya dari mobil sound system(foto MR2)

Silang sengketa lahan ini beberapa waktu lalu pernah disampaikan warga Lau Cih kepada Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman dan beberapa anggota DPRD Sumut lainnya melalui RDP (Rapat Dengar Pendapat) antara PTPN II dan Warga Desa Simangkar A  Kecamatan Pancur Batu Deli Serdang dan menyepakati untuk menarik aparat kepolisian maupun TNI yang sedang melakukan penggusuran dengan menggunakan alat berat agar ditarik dari lahan yang mereka klaim sebagai milik Sibayak Laucih.

Namun ternyata, hasil kesepakatan itu tidak diindahkan pihak PTPN II, bahkan penggusuran masih terus berlanjut hingga masyarakat kembali lagi melakukan aksinya di gedung DPRD Sumut seperti sekarang ini.

Ibu-ibu melakukan aksi tidur di badan jalan sambil menunggu jawaban pasti dari pihak terkait.(Foto MR2)

Iwan Tarigan Ketua FORGAMMKA mengatakan aksi akan dihentikan sampai anggota DPRD Sumut dapat mereka bawa kelokasi penggusuran.

Iwan Tarigan Ketua Forgammka ( Forum Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Karo)o

“Kita akan berhenti aksi sampai anggota DPRD-Sumut pergi bersama-sama kami ke lokasi penggusuran lahan di Desa Simalingkar A,”tegasnya.

Sampai berita ini dinaikkan, aksi unjuk rasa ini masih berlanjut dan sebagian besar peserta aksi duduk dibadan jalan sembari menyanyikan beberapa lagu serta menyampaikan orasi yang dikawal  puluhan aparat kepolisian yang terlihat berjaga-jaga untuk mengamankan situasi.Dan sampai berita ini dinaikkan, belum terlihat oleh metrorakyat.com ada anggota dewan yang menemui para pengunjuk rasa. (MR2/red)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.