Asma Kambuh, Parbetor Hembuskan Nafas Terakhir Diatas Becak

Asma Kambuh,  Parbetor  Hembuskan Nafas Terakhir Diatas Becak
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  MEDAN — Diduga sesak nafasnya kambuh, M Jauhari Dalimunthe (36) seorang pengemudi beca mesin warga Dusun II, Desa Lantasan Baru, Kecamatan Patumbak mendadak meninggal dunia di atas becak motornya.

Jauhari ditemukan sudah tak bernyawa dalam posisi duduk di dalam becak mesinnya, yang terparkir di Jalan Besar Patumbak Deli Tua, Dusun Cinta Damai, Desa Lantasan Baru, Patumbak, Rabu (2/8/17) sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Patumbak Kompol Afdhal Junaidi mengatakan, informasi pertama kali diketahui personel Unit Patroli Sabhara Polsek Patumbak ketika dihubungi masyarakat. Atas informasi tersebut, personel patroli Polsek Patumbak meluncur ke lokasi kejadian.

“Setibanya di TKP, personel kami melihat di dalam becak mesin ada seorang pria yang sudah meninggal dunia. Tak berapa lama, datang seorang laki-laki yang mengaku sebagai anak korban. Namanya Ridho pratama Delimunthe (17) Ia baru pulang sekolah,” beber Kompol Afdhal Junaidi.

Kemudian Bhabinkamtibmas, unit Patroli dan Ridho membawa jenazah ke Puskesmas untuk divisum. Menurut keterangan Ridho, orang tuanya itu sudah lama menderita sakit sesak napas dan komplikasi.

“Saat di Puskesmas keluarga korban membuat pernyataan agar jenazah orang tuanya tidak dioutopsi,” kata orang nomor satu di Polsek Patumbak ini.

Ridho kepada www.metrorakyat.com membenarkan kalau pria yang meninggal di dalam betor itu adalah ayah kandungnya. Begitu juga dengan Adi (42), tetangga almarhum yang hadir ke tempat kejadian yang membenarkan bahwa korban merupakan ayah kandung Ridho . “Semasa hidupnya almarhum telah lama menderita sakit sesak nafas,”ujarnya. MR2/Syt

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.