Dalam Rangka Bakti Sosial TNI AU Ke-70 Pangkalan TNI AU Soewondo Gelar Pengobatan Massal dan Pembagian Sembako
METRORAKYAT.COM | MEDAN — Dalam rangka memperingati hari bakti TNI AU ke 70 yang akan jatuh pada tanggal 29 Juli 2017,Pangkalan TNI AU Soewondo Medan laksanakan pengobatan gratis serta pembagian sembako pada masyarakat sekitar jalan Balai Desa Starban Kecamatan Medan Polonia, Selasa (25/7/17).

Kegiatan ini merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat dan untuk menjalin silatuhrahmi dan keakraban antara TNI AU dengan Masyarakat .

Tampak antusias warga masyarakat dalam kegiatan pengobatan masal ini. Seperti pengakuan ibu Rohma penduduk jalan balai desa gang A Kecamatan Medan Polonia ini.
” Saya merasa senang pak dengan adanya kegiatan ini. Saya bisa melakukan pengobatan sakit yang saya derita tampa harus pergi jauh kerumah sakit dan tampa di pungut biaya, saya sudah lama menderita penyakit tapi karena keterbatasan biaya sehingga penyakit saya ini tak kunjung bisa diobati,”ungkap ibu tiga anak ini.

“Dengan bakti sosial ini saya berharap ini dapat sesering mungkin dilakukan agar kami yang ekonomi lemah ini dapat terbantu dalam hal pengobatan”‘imbuhnya lagi.
Dalam kata sambutanya, Komandan Pangkalan TNI AU Soewondo Medan Kolonel Pnb Daan sulfi ,S.Sos.M.Si menyampaikan puji syukurnya kehadirat Tuhan yang maha esa karena atas limpahan rahmatnya sehingga kegiatan pengobatan masal dan pembagian sembako menyambut hari bakti TNI AU Ke 70 yang akan jatuh pada tanggal 29 Juli 2017.

TNI AU dimana 70 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 29 Juli 1947 merupakan hari yang bersejarah bagi Angkatan Udara Republik Indonesia karena pada hari itu Tiga penerbang dan tiga juru tembak berhasil melaksanakan penyerangan terhadap tangsi Militer Belanda di Semarang , Sala tiga dan Ambarawa.
Karena Belanda sebelumnya telah menyerang wilayah RI termasuk Pangkalan Udara di Jawa dan Sumatera.
Pada tanggal 21 Juli 1947 dengan menggunakan pesawat peninggalan Jepang yang berhasil di perbaiki,operasi ini juga merupakan operasi udara pertama AURI ( ankatan udara republik Indonesia ) sejak berdiri pada tahun 1946.
Namun pada sore harinya Indonesia di liputi suasana duka sebab pesawat Dakota Vt_CLA yang mengangkut obat-obatan dari Palang merah Malaya untuk palang merah Indonesia di tembak jatuh oleh dua pesawat pemburu P-40 Kitty Hawk Belanda.
Peristiwa ini menyebabkan gugurnya tiga orang perintis Angkatan Udara yaitu Komodor Muda Udara Agustinus adi sutjipto , Komodor Muda Udara Prof.Dr Abdul racman Saleh dan Opsir Muda Udara Adi Sumarmo witjokusumo.
Untuk mengenang dan mengabadikan peristiwa tersebut,sejak tanggal 29 Juli 1955 diperingati sebagai hari berkabung Angkatan Udara.
Namun pada tanggal 29 Juli 1962 diubah menjadi hari bakti TNI AU .
Sejak saat itu seluruh warga TNI AU memperingati hari tersebut dengan berbagai macam kegiatan sosial.
Kolonel Daan Sulfi juga juga dalam kesempatan ini menyampaikan rasa terima kasihnya ke dupada umat Budha Nusantara,Lions Club,Camat Polonia,De pec dan semua masyarakat yang telah membantu demi terlaksanaya kegiatan ini .
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pangkosek Hanudnas III Marsekal Pertama TNI Ir Tri wibowo budi santoso.MM,M tr ( han ) dan para petinggi Kosekhanudnas III lainya serta Danyon Wing III Paskhas,Lurah Starban serta para petinggi dan kepala dinas Lanud Soewondo Medan.(MR2/Syt)
