Pria Ditangkap Depan Mapolda Jateng Diduga Sakit Jiwa
METRORAKYAT.COM | JAKARTA — Polisi menduga pria yang ditangkap di depan Mapolda Jawa Tengah mengalami gangguan jiwa, namun demikian, untuk kepastiannya pria tersebut akan menjalani tes kesehatan jiwa.
“Setelah dicek ternyata yang bersangkutan sakit jiwa,” jelas Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/6/2017).
Namun, kata Setyo Wasisto, untuk kepastiannya polisi akan melakukan tes kejiwaan. “Tunggu kepastian test kesehatan jiwa,” katanya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Djarod Padakova, mengemukakan pria tersebut diamankan karena berperilaku mencurigakan. Saat itu pelaku membawa sebuah tas ransel hitam.
Mengenakan baju merah lengan pendek, tas tersebut dibawa dengan posisi di depan dada. Pria tersebut berjalan menuju belakang pos induk penjagaan. Sesekali dia menengok melihat keadaan sekitar. Orang itu juga terlihat membongkar kardus-kardus di sekitar lokasi dan berusaha memanjat pagar Mapolda Jawa Tengah.
Dalam pemeriksaan, pria itu mengaku hanya akan mencari makan. Di dalam tasnya didapati beberapa benda tajam. Mulai dari paku dengan panjang 5-12 cm, dua buah pisau dapur, kater, dua KTP dengan identitas berbeda, dua batu, satu gerinda mesin, dan paku bergagang kayu.
Atas temuan itu, polisi tetap melakukan tindakan hukum dengan mengenakan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1957 atas kepemilikan senjata tajam. (MR/POS).
