PENGKAB TAPTENG MUSNAKAN PONDOK BERGOYANG DITIGA LOKASI

PENGKAB TAPTENG MUSNAKAN PONDOK BERGOYANG DITIGA LOKASI
Bagikan
METRORAKYAT.COM | TAPTENG – Puluhan Polisi Pamong Praja bongkar pondok bergoyang yang berada di kawasan gunung pantai indah Kalangan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu, (07/06/2017)  siang pukul 11.05 Wib.
Pihak polisi pamong praja dan kesatuan Kepolisian Polres Tapteng beserta satuan TNI ikut serta turun kelapangan, untuk meninjau langsung ke lokasi tersebut, adapun lokasi sampai saat ini masih tiga tempat yang masih di tertipkan oleh Pamong praja(POL PP) Tapanuli Tengah, adapun lokasi yang masih belum dikunjungi itu untuk tahap selanjutnya dibrantas sampi tutup dan tidak boleh berkembang biak di Tapanuli Tengah tempat seperti itu ucap bakhtiar selaku Bupati Tapanuli Tengah.
Sebagaimana pondok yang sudah dirobohkan oleh satuan pamong praja kayu dan papan di angkut ke mobil agar tidak dapat di bagun kembali, agar pemilik pondok mempunyai titik jera agar tidak melakukan pembuatan pondok bergoyang tentunya. Terjadinya pembongkaran pondok terlihat barang yang takwajar di liahat yaitu, alat kontrasevsi (kondom) yang digunakan para pengunjung pondok tersebut dilokasi penertipan pamong praja (POL PP)Tapanuli tengah.
Dilain itu, Bupati yang baru dilantik 22/05/2017 , Bakhtiar Ahmad  sibarani katakan, “kita membongkar pondok tersebut ingin melakukan yang terbaik, jangan dibuat pondok beginian, saya sudah pikirkan kedepan untuk para masyarakat yang kurang mampu agar  UKM dipemberdayakan apa yang cocok buat mereka, contohnya ternak ikan lele itu lebih baik kan halal hasilnya, kalau gak ada uang mereka datang ke Kantor saya beri bantuan untuk berjualan jelasnya.
Sementara pemilik pondok Aigon Efendi Simatupang merasa dirugikan oleh pemkab Tapteng, yang dimana dirinya sempat menerima surat pemberitahuan yang isinya hanya pembongkaran saja, tetapi bukan material kayu dan sengnya juga ikut di angkut, saya tidak terima kalau begini cara pemkab Tapteng main angkut – angkut saja tutupnya dengan nada kesal.
Dimana juga masyarakat sekitar Arsini Sihombing (60) selaku imam masjid Al-Hikmah di Kelurahan Kalangan merasa senang dengan dibongkarnya pondok bergoyang yang sudah puluhan tahun merajalela , dirinya juga katakan kalau tidak dimusnahkan pondok – pondok ini mau jadi apa anak cucu kita kedepannya imbuhnya.(MR marpaung)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.