KASDIM 0819/PASURUAN HADIRI UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA

KASDIM 0819/PASURUAN HADIRI UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA
Bagikan

MetroRakyat.com | PASURUAN –  Pancasila merupakan  hasil dari  satu  kesatuan  proses yang  dimulai  dengan  rumusan  Pancasila tanggal l Juni  1945 yang  dipidatokan  lr.  Sukarno,  Piagam  Jakarta tanggal  22  Juni 1945,  dan  rumusan  final  Pancasila  tanggal  18 Agustus 1945. Adalah jiwa  besar para founding  fathers, para  ulama  dan pejuang  kemerdekaan  dari  seluruh  pelosok  Nusantara sehingga  kita  bisa  membangun kesepakatan  bangsa yang mempersatukan  kita.

Untuk itu, bertempat di Alun-alun Bangil Kabupaten Pasuruan telah dilaksanakan kegiatan Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 dengan tema “Saya Indonesia Saya Pancasila”  dengan Inspektur Upacara HM. Irsyad Yusuf, S.E, MMA ( Bupati Pasuruan ) sedangkan Perwira upacara Bapak Yudha Triwidya Sasongko S. Sos, MSi. (Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan) dan Komandan Upacara Kapten Czi Sutyono ( Danramil 0819/ 11 Beji) yang diikuti 300 orang. Komandan Kodim 0819/Pasuruan yang diwakili oleh Kasdim 0819/Pasuruan Mayor Inf Subagya Pujiarno, S.Sos.juga hadir dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini.

Dalam amanatnya Bupati Pasuruan menyampaikan ucapan syukur dan terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah ikut serta dalam rangka upacara peringatan hari lahir Pancasila 1 juni tahun 2017 untuk  yang  pertama  kalinya. Upacara ini meneguhkan  komitmen  kita  agar lebih  mendalami, menghayati  dan mengamalkan  nilai-nilai  luhur  Pancasila sebagai  dasar  bermasyarakat,  berbangsa  dan  bernegara.

Kita harus  diingat  bahwa  kodrat  bangsa  lndonesia  adalah keberagaman.  Takdir  Tuhan untuk  kita adalah  keberagaman. Dari Sabang  sampai  Merauke adalah  keberagaman.  Dari Miangas  sampai  Rote adalah juga  keberagaman.  Berbagai etnis,  bahasa,  adat  istiadat,  agama,  kepercayaan  dan golongan  bersatu padu  membentuk  lndonesia.  ltulah  kebhinneka  tunggal  ika-an  kita.

Kehidupan  berbangsa  dan bernegara  kita sedang  mengalami  tantangan.  Kebhinekaan  kita  sedang  diuji. Saat  ini  ada  pandangan  dan tindakan yang  mengancam kebinekaan  dan  keikaan  kita.  Saat ini  ada  sikap  tidak  toleran yang  mengusung  ideologi  selain Pancasila.  Masalah ini semakin mencemaskan tatkala  diperparah  oleh penyalahgunaan  media  sosial  yang banyak  menggaungkan hoax alias  kabar  bohong.

Komitmen  pemerintah  untuk penguatan  Pancasila sudah jelas dan  sangat  kuat. Berbagai  upaya  terus  kita lakukan.  Telah  diundangkan  Peraturan  Presiden  Nomor  54 Tahun  2017  tentang  Unit  Kerja  Presiden  Pembinaan  ldeologi Pancasila.  Bersama  seluruh  komponen  bangsa,  lembaga  baru ini  ditugaskan  untuk  memperkuat pengamalan  Pancasila dalam kehidupan  sehari-hari, yang  terintegrasi  dengan program-program  pembangunan.  Pengentasan  kemiskinan, pemerataan  kesejahteraan  dan berbagai  program  lainnya, menjadi  bagian  integral  dari  pengamalan  nilai-nilai  Pancasila.

Tidak  ada  pilihan  lain  kecuali  kita  harus bahu membahu menggapai  cita-cita  bangsa  sesuai dengan  Pancasila.  Tidak ada  pilihan lain  kecuali  seluruh  anak bangsa  harus menyatukan  hati,  pikiran  dan  tenaga  untuk  persatuan  dan persaudaraan.  Tidak  ada  pilihan  lain  kecuali  kita  harus kembali  ke  jati  diri  sebagai  bangsa  yang  santun,  berjiwa gotong  royong  dan  toleran.  Tidak  ada pilihan  lain  kecuali  kita harus  menjadikan  lndonesia  bangsa  yang  adil,  makmur  dan bermartabat  di  mata  internasional.(MR10/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.