Protokoler TNI Palsu Diamankan Yang Asli Di Bandara Soetta
MetroRakyat.com | TANGGERANG — Penangkapan anggota TNI palsu terjadi dibandara Soekarno Hatta,Rabu (26/0417) sekitar pukul 12.01 Wib
Dari keterangan yang berhasil dihimpun media, kejadiannya sekitar Pukul 12.05 Wib di terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta tepatnya didepan counter ceck-in Garuda dimana pelaku bertemu dengan anggota Intel Korem 052 Sularno yang sehari-hari bertugas di bandara Soetta namun tidak dikenali oleh pelaku dan secara tidak sengaja mereka beradu pandang yang membuat anggota TNI palsu ini berang dan membentak Dan Intel Korem Sularno
” Kenapa lihat- lihat..!,”hardiknya, melihat dirinya dibentak sedemikian rupa, Sularno Kemudian menanyakan identitas pelaku namun masih dengan nada tinggi pelaku mengaku bahwa dia anggota TNI yang berdinas sebagai protokoler di bandara Soetta TNI dengan pangkat Serka.
Meskipun demikian Sularno masih dengan nada sopan memberikan pengarahan dan mengatakan bahwa dia adalah komandan intel ditempat itu namun pelaku bersikukuh bahwa dia juga anggota.
Melihat situasi kurang kondusif Serda Sularno pergi meninggalkan pelaku sambil memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki identitas pelaku.
Atas kejelian para anggota dan keterangan Peltu Sukarnoto maka identitas pelaku ini dengan terungkap oleh karena itu, anggota intel bandara dengan cepat mencari pelaku, setelah ditemukan lalu dibawa kekomando.
TNI gadungan ini bernama Abdul Rohman Latif (42) warga sipil seorang wiraswasta dan selanjutnya Intel Korem Membawa Abdul rahman latif ke Kamar 14 BAIS TNI untuk proses pendataan terkait pass BAIS yang digunakannya.

Komandan team Kamar 14 Bais memanggil Serka Tolib (Kepala Perwakilan Sesko TNI) yang bertanggung Jawab Atas pembuatan dan pengajuan PAS di Bandara Soekarno Hatta.
Setelah dikonfirmasi dengan Serka Tolib akhirnya, Abdul Rohman Latif meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.
Dan Pass bandara atas nama Abdul Rohman Latif saat ini di serahkan kepada Dantim Bais Bandara Soekarno Hatta. Malam harinya sekitar pukul Pukul 19.00 wib Abdul Rohman Latif di perbolehkan kembali ke rumahnya setelah berkoordinasi dengan Dantim Bais dan Dantim Intel Korem 052 (MR2/04/17).
