Jodhi Yudono Akhirnya Gantikan Budhi Chandra Sebagai Ketua Umum IWO

Jodhi Yudono Akhirnya  Gantikan Budhi Chandra Sebagai Ketua Umum IWO
Bagikan

MetroRakyat.com  | JAKARTA —  Ikatan Wartawan Indonesia (IWO) adalah salah satu organisasi yang dibentuk  oleh beberapa jurnalis dari media online sekitar lima tahun lalu.Dan dalam perkembangannya, organisasi ini telah merangkul ratusan media online yang tersebar di beberapa propinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia.

Untuk menunjang roda organisasi,  para pendiri IWO telah melakukan pergantian Ketua Umum yang selama ini dijabat oleh Budhi Chandra.Sebagaimana diketahui bahwa, Budhi Chandra secara resmi telah mengundurkan diri pada tanggal 12 april 2017 lalu karena kesibukannya mengajar photography di luar negeri.

Atas pengunduran diri tersebut,Jabatan Ketua umum Ikatan Wartawan Online ( IWO) sempat mengalami kekosongan selama tiga hari terhitung mulai 12 april 2017sampai dengan 15 april 2017

Oleh karena itu,atas saran dan dukungan para pendiri maka, Jodhi Yudono seorang penulis senior di  Grup Kompas Gramedia dan juga merupakan salah seorang dari pendiri IWO dihunjuk menggantikan posisi Budhi Chandra (Ichan) sebagai Ketua Umum.

Dalam siaran pers  melalui WA yang diterima metrorakyat.com, Saptu (15/4/17) Jhodi menyampaikan bahwa dirinya siap menerima amanah dan akan bekerja dengan sepenuh hati.

“Perkenalkan, saya Jodhi Yudono. Sudah 25 tahun mengabdi di Grup Kompas Gramedia. Bermula dari Tabloid Citra, Majalah Jakarta-Jakarta dan sejak tahun 2000 hingga kini bekerja sebagai penulis kolom dan editor di www.kompas.com,” tulis Mas Jhodi sapaan akrab dari Jhodi Yudono kepada grub  IWO Sumut yang mana salah satu anggotanya  adalah media ini.

Jodhi mengaku awalnya merasa berat saat diminta menjadi Ketua Umum IWO. Berbagai alasan masih menggelayut dalam benak pikirannya.

Alasan pertama menurut Jodhi, lantaran dirinya baru menyapa kembali kawan-kawan IWO semenjak deklarasi tahun 2012 lalu.

Kedua, masih menurut Jodhi, kegiatan dia lumayan banyak. “Di samping sebagai jurnalis dan penulis, saya juga seorang seniman,” tuturnya.

“Namun akhirnya saya luluh juga oleh rayuan teman-teman pendiri IWO agar bersedia melanjutkan pekerjaan saudara Ichan yang mengundurkan diri,” jelasnya.

“Saya siap, jika saya bermanfaat buat kawan-kawan dan IWO serta juga masyarakat. Amanah ini saya terima dengan ucapan Bismillah,” terang Jodhi.

Program awal IWO menurut Jodhi, selain menjalankan progran yang sudah direncanakan, jurnalis yang juga dikenal sebagai budayawan ini berencana akan memperkuat struktur organisasi, terutama di Dewan Pembina, Penasihat dan Pengawas.

“Ada nama-nama yang akan saya ajak bicara untuk menduduki jabatan-jabatan tersebut. Di antaranya: Mohamad Sobary mantan Direktur Antara dan Ninok Leksono Rektor UMN dan wartawan senior kompas, serta nama-nama lain yang kredibel,” jelasnya.

Jika kepengurusan tersebut sudah tertata, lanjut Jodhi, dia akan mengajak kawan-kawan untuk bertemu Stanley Ady Prasetyo yang sekarang menjabat Ketua Dewan Pers.

“Semoga perkawanan dan kerjasama kita akan solid dan bermanfaat untuk kehidupan kita sebagai jurnalis online dan juga memberi manfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” demikian Jodhi Yudono menjelaskan.(MR2/WA/Red)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.