Fasilitas Ruangan Rawat Inap di RSUD dr.Pirngadi Medan Buat Pasien Kecewa
MetroRakyat.com | MEDAN —- Pasien rumah sakit umum daerah dr.Pirngadi Medan yang dirawat di lantai 2 ruangan 14 Kamar-II kesal akibat sirkulasi udara diruangan tersebut pengab dan kurang nyaman. Pasalnya dari 4(empat) unit kipas angin yang ada diruangan yang menampung 12 pasien rawat inap, hanya 1(satu) yang berfungsi. Akibatnya para pasien yang dirawat diruangan 14 kamar II tersebut setiap hari terpaksa harus merasakan tidak nyaman karena kegerahan dan kepanasan.
Seperti yang dialami oleh salah satu pasien bernama M.Br.Ginting,43. Dikatakan pasien yang memakai BPJS kesehatan tersebut, dirinya sudah 5 hari dirawat inap diruangan tersebut. Sejak masuk sampai saat ini dia tidak bisa tidur nyaman akibat merasa kepanasan dan kegerahan selama berada diruangan non AC tersebut.
“ Sudah 5 hari ini, saya dirawat inap di kamar ini, sejak awal masuk sampai sekarang kondisi ruangannya penuh sesak, akibat sirkulasi udara tidak berfungsi dengan baik, karena kipas angin yang ada diruangan hanya satu saja yang berfungsi, sementara tiga lagi dalam kondisi rusak. Saat saya tanyakan kepada petugas rumah sakit, mereka seakan tidak mempedulikannya, apakah kami disini dianggap bukan manusia, atau karena fasilitas BPJS sehingga pelayanan terhadap kami kurang diperhatikan?,” sebutnya kesal.
M.Br.Ginting menyesalkan pelayanan dirumah sakit milik pemko medan tersebut, seharusnya para pasien mendapat pelayanan maksimal termasuk fasilitas kamar. “ kami juga bayar koq disini, meskipun memakai BPJS Kesehatan,” ujapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, Edwin Effendi melalui Kassubag Hukum dan Humas RSUD dr. Pirngadi, Edison Perangin-angin kepada metrorakyat.com melalui selulernya, Kamis,(16/2/2017), mengatakan telah melakukan pengecekan fasilitas kipas angin yang ada di ruangan lantai 2 ruangan 14 Kamar-II. “ benar bang, sudah kita cek tadi, memang benar kipas angin diruangan tersebut rusak, namun setelah kita periksa kebagian instalasi, mereka mengakui dan sudah pernah membuat surat pemberitahuan untuk perbaikan kipas angin yang rusak tersebut. Tinggal menunggu persetujuan dari kepala bagian untuk perbaikan saja,” terangnya.
Edison juga meminta maaf atas ketidaknyamanan para pasien yang dirawat di ruangan lantai 2 ruangan 14 Kamar-II rumah sakit dr.Pirngadi Medan tersebut.(M-11)
