PT Inalum (Persero) Laksanakan PRESS TOUR 2018

PT Inalum (Persero) Laksanakan PRESS TOUR 2018
Bagikan

METRORAKYAT.COM, BATUBARA – PT Inalum gelar Tour Jurnalis atau Press Tour 2018 sebuah kegiatan yang rutin kita laksanakan setiap tahunnya dengan semangat membangun tali silaturahmi dan jalur komunikasi yang lebih baik antara Bapak-Bapak Jurnalis dengan PT INALUM (Persero). (13/12/18).

“Tahun ini Alhamdulillah kita mampu menyelenggarakan Press Tour dalam rangka melihat produk baru INALUM berupa Billet dan Foundry Alloy di Pabrik Peleburan INALUM serta melihat pengolahan produk hilir aluminium yang dihasilkan oleh INALUM menjadi barang jadi dan setengah jadi di pabrik dan showcase salah satu pembeli kita,”  Susyam Widodo
Kepala Departemen CSR PT INALALUM .

Menurut Susyam, press tour ini dilakukan agar antara jurnalis dan PT.INALUM semakin akrab dan sekaligus mengenalkan lebih banyak antara produk INALUM dengan barang-barang yang sehari-hari digunakan gunakan termasuk peralatan rumah tangga yang juga dj produksi INALUM.

INALUM akan mengembangkan kapasitas produksinya agar dapat memenuhi seluruh kebutuhan aluminium dalam negeri, dan mungkin bisa memiliki surplus produksi hingga dapat merambah pasar luar negeri. Untuk mencapai hal ini, INALUM menargetkan produksi 1 juta ton aluminium di tahun 2025, meningkat secara signifikan dari kapasitas produksi saat ini yang mampu menghasilkan 265 ribu ton aluminium per tahun. Pencapaian ini dilakukan dengan rencana peningkatan kapasitas produksi menjadi 500 ribu ton per tahun dalam beberapa tahun ke depan, serta didukung ekspansi pengembangan klaster aluminium di provinsi Kalimantan Utara tepatnya di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning.

Berbagai proyek pengembangan INALUM yang menjadi proyek strategis nasional terus berlanjut, dimana saat ini INALUM telah berhasil memproduksi produk turunan aluminium berupa billet dan foundry alloy, melakukan uji coba proyek optimalisasi dan upgrading tungku peleburan, finalisasi studi kelayakan untuk pengembangan smelter baru, ekspansi pelabuhan, pabrik Calcined Petroleum Coke (CPC) bekerjasama dengan Pertamina, pabrik Slab Sheet dan Wire rod serta Proyek Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah yang seluruh proyek tersebut menunjukkan progres yang positif.

Selain rencana pengembangan tersebut, INALUM yang sudah bertransformasi dari Penanaman Modal Asing bersama Jepang dituntut untuk terus meningkatkan kontribusinya membangun negeri.

Hal ini dipertegas dengan ditunjuknya INALUM sebagai Induk Holding Industri Pertambangan pada tanggal 27 November 2017 yang membawahi PT ANTAM Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Timah Tbk. dan PT Freeport Indonesia sebagai anggota Holding. Alhamdulillah selama 4 tahun menjadi BUMN dan 1 tahun menjadi Holding, INALUM dapat menjalankan komitmennya untuk ikut serta dalam membangun Negeri dengan baik.

Dengan INALUM ditunjuk menjadi Induk Holding Industri Pertambangan, saat ini INALUM tidak hanya melakukan operasional Pabrik Peleburan Aluminium namun juga mengelola anggota Holding Industri Pertambangan yaitu PT Bukit Asam Tbk, PT Antam Tbk, PT Timah Tbk, serta dalam waktu dekat PT Freeport Indonesia. Dengan luasnya lingkup tugas ini maka pada RUPS tanggal 11 April 2018, struktur manajemen INALUM menjadi 2 tingkat, yaitu Holding yang terdiri dari 3 Direktur dan INALUM Operasional terdiri dari 3 Direktur.

Direktur Utama Holding merupakan Chairman dari Komite Eksekutif INALUM yang terdiri dari para Direktur Holding, Dirut Bukit Asam, Dirut Antam, Dirut Timah dan Direktur Pelaksana INALUM Operasional. Direktur Pelaksana INALUM selain Direksi Operasional juga dibantu oleh SEVP Pengembangan Bisnis dan SEVP Keuangan.

Pada tahun buku 2017 yang lalu, INALUM telah membukukan laba bersih sekitar USD 110 Juta atau 60% diatas target RKAP 2017 sekitar USD 68 Juta.

Keuntungan yang melebihi target ini diikuti dengan peningkatan kontribusi Perusahaan terhadap kemajuan dan kemaslahatan masyarakat sekitar. Hal ini dapat dilihat dari realisasi dana PKBL dan CSR yang telah disalurkan pada tahun 2017 sebesar Rp 30,4 Miliar dan pada Semester 1 tahun 2018 sebesar Rp 8,4 Miliar.

Tahun 2018 sungguh merupakan tahun yang sangat menantang bagi INALUM, diantaranya terkait kondisi pasar yaitu meningkatnya harga bahan baku utama CPC, CTP, Aluminium Floride dan yang tertinggi Alumina.

Alumina bergerak dari harga rata-rata USD 288 per ton menjadi USD 614 per ton, bahkan pernah mencapai USD 800 per ton. Naik 2,13 x atau meningkatkan HPP sekitar 6-7%. Jika dilihat harga LME cenderung flat diangka USD 2.000 per ton, Alumina mencapai 30% LME sesuatu yang belum pernah terjadi selama 10 tahun belakangan ini.

Dari sisi produksi, Alhamdulillah water level danau Toba berangsur membaik hingga level 903,4 mdpl saat ini, di sisi tungku rata-rata tungku beroperasi sebanyak 481 tungku sehingga dapat memproduksi aluminium cair saat ini sampai dengan 30 November 2018 sebanyak sekitar 220.000 ton serta menjual aluminium ingot, billet dan foundry alloy sebanyak sekitar 217.000 ton. Sedangkan dari sisi keuangan, INALUM telah mampu membukukan laba bersih (unaudited) sampai dengan 30 November 2018 sebesar USD 81 juta atau telah mencapai target RKAP 2018.

Sebagai wujud nyata kepeduliannya terhadap masyarakat, pada tahun 2018 ini program rutin seperti pengobatan gratis, perbaikan sarana ibadah, pembuatan sumur bor, pembuatan posyandu, bantuan meubelier dan sarana pendidikan untuk sekolah-sekolah di sekitar Perusahaan masih tetap terus dijalankan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Di penghujung tahun ini juga akan dilaksanakan program bedah rumah untuk 48 rumah kurang layak huni di Kabupaten Batu Bara.

Dukungan INALUM terhadap pemuda juga ditunjukkan dengan telah dilaksanakannya pelatihan security untuk 20 pemuda di sekitar Perusahaan pada tahun 2018 ini. Selain itu sebagai dukungan INALUM terhadap industri kreatif di sekitar Perusahaan, INALUM juga telah melaksanakan Pelatihan kepada mitra binaan dan pembuatan produk Kerajinan kulit.

Lebih lanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar jaringan transmisi INALUM, bantuan peralatan pertanian dan bantuan budidaya buah naga untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat petani di beberapa desa sepanjang jaringan transmisi tersebut telah disalurkan oleh INALUM.

Dalam rangka pelestarian alam, INALUM bersama dengan PT Inhutani IV (Persero) dan LSM melakukan penghijauan dengan menanam pohon sebanyak 450 Ha lahan kritis di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba.

Dalam perayaan hari besar keagamaan pada tahun 2018, INALUM juga telah menyalurkan Sembako Gratis pada Bulan Ramadhan sebanyak 5.000 paket di 10 Kabupaten/Kota dan 3 wilayah pengembangan INALUM, sedangkan untuk natal INALUM akan kembali melaksanakan program sembako gratis seperti tahun-tahun sebelumnya. Safari ramadhan ke beberapa masjid diikuti safari natal ke gereja-gereja di sekitar perusahaan, buka puasa bersama antara INALUM dengan pemangku kepentingan di sekitar Perusahaan, dan lain-lain juga terus dilaksanakan oleh INALUM.

INALUM juga turut serta dalam meringankan beban korban bencana alam dengan menjadi salah satu BUMN koordinator yang berpartisipasi terhadap bencana alam yang terjadi di Sumatera Utara dan sekitarnya.

Mulai dari bencana erupsi Gunung Sinabung, banjir bandang dan longsor di Aceh Tenggara, dan banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, bantuan kebakaran dan angin puting beliung di Kabupaten Batu Bara serta bantuan gempa di Palu, Donggala dan Lombok.

Dari sisi pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM), INALUM Melalui Program Kemitraan, pada tahun 2018 ini kembali menyalurkan dana pinjaman untuk 43 Usaha Kecil Menengah di sekitar Pabrik Peleburan dan PLTA.

Dari sisi operasional dan manajemen perusahaan, pada periode 2017-2018 INALUM telah memperoleh beberapa prestasi yaitu penghargaan Zero Accident Award dari BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Anugerah BUMN Award Terbaik I dalam kategori Strategi Pertumbuhan Terbaik dan Terbaik I dalam kategori The Best CEO-Visioner dari Majalah BUMN Track, TOP CSR Award 2018 pada kategori TOP CSR 2018 Sektor usaha smelter, TOP CSR improvement 2018, TOP leader on CSR commitment 2018 dari Majalah Business News dan Indonesia Sustainable Development goals Award (ISDA) 2018.

” Prestasi ini tentunya sangat membanggakan bagi INALUM, tetapi prestasi ini juga tidak luput dari peran serta Bapak-Bapak yang konsisten mendukung INALUM dengan berita positif yang dimuat di media cetak tempat Bapak-Bapak bekerja,”demikian sambutan itu dibacakan Susyam Widodo yang juga mewakili manajemen Perusahaan.

Diakhir pemaparannya, Susyam juga menghaturkan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh rekan-rekan jurnalis yang telah mendukung operasi perusahaan selama ini. “Semoga dukungan dan tali silaturahmi ini dapat senantiasa terpelihara dengan baik,” papar Susyam Widodo
Kepala Departemen CSR PT INALALUM (Persero). (MR/PS)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.