Beberapa Koramil Jajaran Kodim 0824 Kawal Pelaksanaan Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH Asa’ad Syamsul Arifin
METRORAKYAT.COM, JEMBER – Perjuangan KH Asa’ad Syamsul Arifin yang merupakan salah satu Ulama Besar Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah-Syafiiyah Sukorejo Asem Bagus Situbondo, dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Pejuang Kemerdekaan Indonesia, dalam perjuangannya melaksanakan keliling pondok dari Kec Sukowono Ke Kec Ledokombo dan Kecamatan Sempolan untuk memotivasi ulama lainnya untuk ikut berjuang mengusir penjajahan Belanda pada saat itu.
Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Route Perjuangannya di Kabupaten Jember tersebut akhirnya dijadikan agenda tahunan dengan mengadakan Gerak Jalan Napak Tilas Perjuangan KH Asa’ad Syamsul Arifin yang digelar oleh Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) dengan mengundang berbagai elemen pelajar dan pemuda untuk terlibat pada kegiatan tersebut.
Termasuk melibatkan Koramil 0824/04 Sukowono, Koramil 0824/06 Ledokombo dan Koramil 0824/07 Sempolan sebagai tempat finish akhir etape bahkan mengundang pelajar SMK Perikanan dan Kelautan dari Kec Puger Kab Jember sebanyak 365 orang dikawal oleh 5 orang Personel Koramil 0824/21 Puger.
Pada Napak Tilas tersebut pelaksanaannya dibagi menjadi 3 etape yaitu Etape I start Ehape 1 : Hari Minggu tgl 2 Sept 2018 Start PP
Raudlatul Ulum Sumberbringin Kec Sukowono – Finish PP Raudlatul Ulum Kec. Ledokombo.
Etape 2 : Hari Senin tgl 3 Sept 2018, Start PP Raudlatul Ulum Kec.
Ledokombo – Finish Lapangan Garahan Kec. Silo.
Pada Minggu (02/09/2018) Pukul 06.00 WIB peserta Napak Tilas dilepas oleh Pengasuh Pondok pesantren Raudlatul Ulum didampingi Muspika Sukowono untuk melaksnakan perjalanan menyusuri route etape I yang telah ditentukan.
Disamping SMK Perikanan dan Kelautan Puger peserta lainnya adalah ulama, masyarakat dan pelajar dari sekolah-sekolah di Kecamatan Sukowono, Kec Ledokombo dan Kec Sempolan yang secara keseluruhan sekitar 1200 orang.
Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar mengapresiasi kegiatan jajarannya bersama masyarakat dalam rangka mengawal kegiatan Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH Asa’ad Syamsul Arifin tersebut, hal ini tentunya akan lebih memantapkan kecintaan masyarakat dan pelajar pada perjuangan para pahlawan dalam mewujudkan kemerdekaan yang kita nikmati bersama saat ini.
Bahkan dengan kegiatan tersebut mengandung makna bahwa kita sebagai generasi penerus dan pewaris perjuangan para pahlawan wajib meneruskan kepada generasi-generasi selanjutnya uantuk tidak melupakan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, sehingga kita dan generasi mendatang tetap memiliki semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan dan menjaga tetap tegaknya kedaulatan dan keutuhan NKRI. (MR/Rl)
