Suasana Lebaran di Belawan Diwarnai Banjir Rob, Warga Tagih Janji Walikota Medan
METRORAKYAT.COM, BELAWAN – Warga masyarakat yang tinggal di wilayah Kota Belawan hanya bisa pasrah ketika pemukiman warga di landa banjir pasang air laut (Rob), meskipun suasana saat ini sedang merayakan Hari raya Idul Fitri 1439 H.
Kondisi banjir rob yang mencapai setinggi lutut orang dewasa itu membuat repot dan resah warga yang sedang merayakan lebaran untuk bersilaturahmi. Banjir rob terjadi di siang hari sekira pukul 13.00 WIB hingga sore hari.
“Sudah 3 hari belakangan ini banjir rob melanda Bang, bahkan hari Sabtu siang ini (16/06/2018) banjir akan kembali terjadi. Untuk mengatasi Banjir Rob, Pemko Medan berjanji akan membangun tanggul rob sehingga apabilah pasang laut, tidak lagi masalah bagi warga Belawan yang berada dipinggir Laut ternyata hanya janji belaka, nyatanya sampai sekarang nihil ,”cetus Abdul warga Belawan
Kondisi banjir pasang air laut masuk ke pemukiman warga bahkan jalan-jalan protokol tergenang air pasang laut apalagi saat ini sedang Hari Raya Idul Fitri.
Banjir air Laut juga merambah ke pusat kota khusus jalan Sumatera Kota Belawan, sampai menenggelamkan lutut orang dewasa. Bukan hanya itu saja jalan pedalaman warga Belawan seperti tampak di Kelurahan Belawan Bahagia, Belawan I, dan kelurahan Bagan Deli juga tampak parah.
Bahkan jalan Young Panah Hijau Lingkungan 7 Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan jalanan sudah menganak sungai sulit dilalui kenderaan bermotor dan bus angkot.
“Artinya air pasang laut ini sudah meluap kemana-mana, warga berharap pemerintah setempat harus memperhatikan hal yang urgent ini, cari solusi untuk mengatasi pasang air laut, dan terjun kelapangan bagaimana di jalan- jalan setiap kelurahan, akibat tinggi air sudah mencapai lutut,”kata Hamzah (40) salah seorang pengguna jalan. (MR/Sudin Pasaribu).

