Jaga Kesehatan Tubuh, Polrestabes Olah Raga Pagi Secara Rutin
METRORAKYAT.COM | MEDAN – Para peneliti kesehatan telah mendeklarasikan, olahraga lari adalah salah satu cara untuk tetap awet muda. “Dan dari berbagai olahraga kardio yang lainya, olahraga lari telah dinobatkan sebagai olahraga yang dapat membuat tubuh prima serta tetap awet muda.
Seperti halnya Polrestabes Medan, untuk menjaga kesehatan tubuh secara rutin melaksanakan olah raga pagi.
Dimulai dengan perengangan otot dilanjutkan dengan berlari kecil mengelilingi lapangan apel sebanyak 10 kali putaran , keluarga besar Polrestabes Medan melanjutkan kegiatan olah raga dengan senam pagi bersama. Sabtu (12/5/3018) jam 8:00 WIB.
Banyak manfaat yang didapat bila kita secara rutin berolah raga diantaranya dengan berlari 56 Km dalam seminggu, dapat menekan risiko terganggunya penglihatan mata karena faktor usia hingga 54 persen, jika dibandingkan dengan mereka yang berlari hanya 16 Km per minggu.
Berlari yang dengan konstan berlari sejauh 16 Km dalam seminggu akan 39 persen lebih jarang mengalami gangguan tekanan darah. Plus mereka juga akan jarang menumpuk kolesterol dalam pembuluh darahnya hingga 34 persen.
Berlari juga dapat membakar sebanyak 3.000 kalori per minggu dari aktivitas berlari selama 5 jam, akan menjauhkan dirinya dari disfungsi ereksi hingga 83 persen.
Dengan berlari ternyata lebih baik dari atlet aerobik lainnya, Para peneliti kesehatan juga membandingkan kepadatan tulang para pelari dengan pesepeda. Ada sebanyak 63 persen pesepeda yang memiliki masa tulang yang jelek, sedangkan pelari hanya 19 persen.
Rutin berlari juga dapat membuat mereka jarang melakukan kesalahan dalam pekerjaan, memiliki konsentrasi yang baik, dan lebih produktif dibanding yang lari hanya sesekali.
Seorang wanita yang dari remaja sudah rajin olahraga lari, di usia senjanya jarang yang mengalami kepikunan.
Para insomnia yang diminta untuk berlari, ternyata berhasil mempercepat waktu tidurnya hingga 17 menit dibanding saat mereka tidak berlari. Serta mereka tidur lebih lelap, bahkan sehari setelah berlari.
Dengan berlari sejam setiap harinya, akan berhasil menjauh dari serangan virus flu hingga 18 persen dibanding yang tidak berlari. Ini didapat dari penelitian yang dilakukan para ahli kesehatan di Swedia.
Penelitian yang dilakukan kepada pengidap asma yang diminta untuk melakukan olahraga lari dan olahraga kekuatan dalam seminggu secara bergantian, setelah 3 bulan, berhasil mengurangi serangan asmanya. Para responden mengaku bernapas lebih lega dan imun tubuh lebih kuat.
Sebuah pengamatan terhadap 22 studi mengungkapkan, orang yang berlari 2,5 jam dalam seminggu akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 19 persen.
Sedangkan penelitian lain mengungkapkan, orang yang aktif berolahraga akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 50 persen.
Oleh karena itu mulailah olahraga lari sebagai salah satu pilihan kardio kita. Olahraga murah meriah ini juga akan lebih menyenangkan jika kita lakukan sambil mendengarkan lagu-lagu kesukaan. Bonus tambahannya, penelitian membuktikan, berolahraga sambil mendengarkan musik akan menajamkan kerja otak.(MR/Suriyanto)

