Beraksi Diwilkum Polsek Percut Sei Tuan, 1 dari 3 Pelaku di Pelor Polisi
METRORAKYAT.COM | PERCUT SEI TUAN – Polsek percut sei tuan berhasil ungkap kasus curanmor yang terjadi di perumahan Griya rahmat jalan Meteorologi desa Laut dendang kecamatan Percut sei tuan. Senin,(19/3/2018) jam 07:00 WIB.
Kejadian bermula pada saat korban Misran (69) warga jalan Mabar hilir gang Mangga no 5 kecamata. Labuhan Deli sedang berjaga malam di jalan meteorologi desa lau Dendang
Korban memarkirkan sepeda motor supra fit BK 2953 KB miliknya digudang tempatnya bekerja dengan keadaan terkunci stang dan sebagai pengaman tambahan ,korban juga mengembok cakram sepeda motornya.
Kemudian setelah berjaga malam,matanya pun terserang kantuk ahirnya korbanpun tidur namun dipagi harinya pada saat ia terbangun korban mendapati sepeda motor kesayanganya telah raib .
Korbanpun langsung membuat laporan ke Polsek Percut sei tuan dengan LP/518/III/2018 SPKT Percut pada tanggal 19/3/2018.
Selanjutnya pada tanggal 8/5/2018 jam 19:00 WIB anggota unit reskrim Polsek Percut sei tuan mendapatkan info dari seorang saksi yang identitasnya dirahasiakan bahwa pelaku pencurian sepeda motor milik korban sedang berada disuatu tempat.
Selanjutnya anggota reskrim dibawah pimpinan kanit II melakukan penangkapan terhadap pelaku yang bernama Anaolo jamili (35) warga jalan meteorologi .
Tak mau masuk sel sendirian Anaolo pun nyanyi pada polisi dan memberikan identitas kawanan aksi lainya.
Petugaspun bergerak cepat bagai kilat menangkap pelaku lain yang bernama Setuju Sihura (26) yang merupakan warga jalan Meteorologi .
Petugaspun membuat pengembangan kasus dan ahirnya menangkap Andriani (38) warga jalan Kandang lembu belakang gereja desa Lau dendang Percut sei tuan.
Pada saat pengembangan dan penangkapan Anriani inilah pelaku Anaolo jamili mencoba melarikan diri sambil melakukan perlawanan pada petugas.
Petugas reskrim Polsek percut sei tuan yang sangat mahir menggunakan pistolpun langsung sigap meletuskan pelor keudara dengan maksud memberikan peringatan pada Anaolo agar tidak melarikan diri.
Namun sayang kerasnya suara letusan senjata api milik petugas tak menyurutkan niat Anaolo untuk melarikan diri.
Tak mau buruanya kabur ahirnya sebuah timah panas menembus kaki Anaolo hingga mengakibatkan ia tersungkur mengerang kesakitan.
Dari mulut Setuju Sihura mengatakan bahwa motor honda supra fit mlik korban telah mereka jual dengan harga 2 juta rupiah pada Kevin syahputra.
Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil zikri pada metrorakyat.com mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor milik korban yang telah berubah fungsi menjadi becak motor, 1 gergaji tangan dan 1 martil .
Kompol Faidil zikri juga mengingatkan pada pelaku curanmor agar jangan pernah beraksi di wilayah hukumnya kalau tak mau kena pelor petugas kata Faidil zikri.(MR/Suriyanto).

