Jemaat GP.GPIB Immanuel Pekanbaru Melaksanakan Perayaan Natal Dengan Mengusung Tema ” Saling Berbagi”
METRORAKYAT.COM | PEKANBARU – Sebagai ungkapan syukur atas Penyertaan Tuhan sekaligus untuk menyambut Hari Natal, tanggal 25 Desember yang akan datang, Gerakan Pemuda Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat, Jemaat Immanuel Pekanbaru, melaksanakan perayaan Natal pada hari Jum’at, (8/12/2017). Adapun rangkaian acaranya, dimulai semenjak sebulan sebelumnya. yakni, Panitia Pelaksana sudah terlebih dahulu bergerak” tutur Larshen Simamora, Ketua Panitia Natal. Lanjutnya lagi, bahwa mereka juga telah melaksanakan Pembagian Sembako bagi sebahagian masyarakat yang berprofesi sebagai Tukang Sapu Jalan, Pemulung, dan Tukang Kara-Kara. Kegiatan tersebut dilakukan pada subuh dini hari. “Sangkin semangatnya, Tim Panitia harus menginap di Gereja, karena subuhnya Minggu, (3/12/2017) mesti bergerak menuju lokasi yang akan dituju. Pembagian tempatnya diatur mulai dari titik pertama, yaitu, kawasan seputaran Gereja, sepanjang jalan Sudirman, Tuanku Tambusai dan sekitaran Hangtuah Pekanbaru” tukas Larshen Simamora.
Dari Pantauan tim Metrorakyat.com, bahwa Koordinator dalam kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh saudara Lucky S. Harefa dan Leo Sie Acara Natal GP tahun 2017. Untuk diketahui, adapun sumber dana dalam kegiatan kami ini, berasal dari Iuran para anggota GP, bantuan dari Majelis Gereja, dan yang paling terpenting lagi berasal dari dana aksi Bazar Makanan oleh Panitia Pelaksana. “Untuk Sie Penggalangan dana, langsung dikoordinir oleh saudara Anggi Febrian Sibuea selaku Wakil Ketua Pelkat GP.GPIB Immanuel Pekanbaru. Selain itu dalam penggalangan dana, beliau juga dibantu oleh para anggota Sie Dana, yakni saudari Susan dan Debora Manurung. “Puji Tuhan, atas kerja keras dari kawan-kawan Panitia tersebut, akhirnya Dana yang kami harapkan terpenuhi juga” ungkap Larshen Simamora yang juga Praktisi Pendidikan di Kota Pekanbaru.
Dikatakannya lagi, panitia juga tetap bergumul mengenai teknis pelaksanaan acaranya. Namun lambat laun, atas penyertaan Tuhan, semuanya tak ada yang mustahil. “Perayaan Natal kali ini, Panitia Pelaksana mempersembahkan konsep yang berbeda, yakni bagaimana Natal bukan hanya dikenal sebagai Acara yang ogah-ogahan, Natal bukan hanya simbol untuk beli baju baru, melainkan jauh diatas segalanya, Natal harus kita maknai sebagai Refleksi untuk menjadi pribadi-pribadi yang takut akan Tuhan. Konsep Natal tahun 2017 ini Lebih fokus pada hal-hal yang simpel namun pasti. Artinya sesuai dengan Thema yang kami angkat, bahwa GP harus berbagi, GP Care terhadap sesama” cetus Ketua Panitia Pelaksana.
Larshen juga menjelaskan, dalam melaksanakan Acara tersebut, mereka hanya membutuhkan dana tidak lebih dari 9 Juta rupiah. ” Semuanya akan kami penuhi, termasuk dengan pemenuhan kebutuhan dari para tamu Undangan. Seperti dari teman-teman Muda-Mudi atau Naposo Bulung dari berbagai Gereja yang ada di Kota Pekanbaru, sekaligus juga Undangan spesial yang ditujukaan bagi para penghuni Panti Asuhan, yaitu dari Panti Asuhan Kemuliaan dan Panti Asuhan Kemurahan,” ungkap mantan Presiden Mahasiswa Riau tersebut.
Selain sembako dan konsumsi mereka, pihak panitia juga akan menyiapkan 2 (dua) unit Bus untuk keberangkatan dan kepulangan mereka. “Puji Tuhan, akhirnya terwujud juga, dari awal semenjak saya terpilih sebagai Ketua Panitia, saya sudah tekadkan, bahwa tidak ada yang mustahil, bila kita berusaha, maka Tuhanlah yang berkehendak. Terlebih kalau upaya yang kita lakukan bertujuan atas kebesaran nama Tuhan. “Ora Et Labora” tegas Anak bungsu dari pasangan Ir. J.T Simamora (Alm) dan ibu Nurhaini br. Silaban tersebut. (MR/Fadhli,SE)
