Dame Duma Sari Akan Perjuangkan Nasib Pedagang Pasar Kampunglalang

Dame Duma Sari Akan Perjuangkan Nasib Pedagang Pasar Kampunglalang
Bagikan

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Gerindra dari daerah pemilihan tiga (Dapil 3), Dame Duma Sari Hutagalung berjanji akan memperjuangkan nasib para pedagang pasar Kampunglalang Kota Medan yang sudah lama tidak lagi dapat berjualan, karena proyek revitalisasi yang tidak kunjung selesai pembangunannya. Sementara, lapak kios tempat para pedagang pasar Kampunglalang tersebut sudah rata dengan tanah.

Hal ini terungkap ketika menjawab aspirasi para pedagang tradisional pasar kampunglalang saat melaksanakan reses ke tiga (3) Tahun 2017 Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra Kota Medan, di Kompleks Griya Riatur Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia. Jumat,(10/11/17).

Perwakilan para pedagang tradisional Pasar Kampunglalang, masing-masing Binari Nainggoalan, warga Helvetia, Mealisde B.Sinaga dan Erni Saputri Manullang, pada sesi tanyajawab mengeluhkan nasib mereka para pedagang pasar Kampunglalang yang hingga kini tidak dapat lagi berjualan, dan terpaksa harus pontang-panting membutuhi ekonomi keluarga masing-masing. “ Kami mempertanyakan kepada Dinas Perkim Kota Medan yang sampai saat ini tidak kunjung membangun pasar kampunglalang, padahal saat itu, mereka berjanji pembongkaran dilakukan untuk membangun pasar menjadi lebih bagus lagi. Saat kami tanya kepada Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya, terkait lambatnya dibangun kembali pasar Kampunglalang, Dirut PD Pasar yang menggantikan Dirut PD Pasar yang sebelumnya Benny H Sihotang, tersebut terkesan buang badan dan mengatakan jika pembangunan pasar kembali adalah bukan tanggungjawab mereka, tapi pihak Dinas Perkim. Kami ingin kepastian, jangan digantung-gantung seperti ini, kapan pasar tersebut akan dibangun,” ucap perwakilan para pedagang tersebut kesal.

Perwakilan dari Dinas Perumahan Kawasan Perkim dan Penataan Ruang Kota Medan mengatakan secepatnya akan menyampaikan permasalahan tersebut kepada Kepala Dinas PKP2R Kota Medan, untuk mensegerakan pembangunan pasar tradisional Kampunglalang.

Perwakilan dari pedagang pasar kampunglalang, Binari Nainggolan pada kesempatan tersebut juga mempertanyakan anggaran Rp.26 miliar yang digunakan untuk melakukan relokasi pasar Kampunglalang, termasuk juga tempat penampungan sementara para pedagang yang mereka anggap tidak layak.

Mendengar keterangan dari perwakilan para pedagang pasar kampunglalang tersebut, Dame Duma Sari Hutagalung  yang saat ini duduk di Komisi C DPRD Kota Medan sangat prihatin. Apalagi didapat informasi ada seorang pedagang yang bunuh diri akibat tidak mampu menerima keadaan, akibat tidak dapat berjualan lagi di pasar Kampunglalang tersebut.

“ Saya tahu betul dimana saat itu, para pedagang di lempar gas air mata dan gedung pasar Kampunglalang diratakan oleh tim gabungan. Karena ada saat penggusuran tersebut saya hadir disana. Untuk itu saya atas nama Anggota DPRD Kota Medan, meminta agar Dinas  PKP2R Kota Medan dapat segera membangun pasar tersebut,”sebutnya.

Mewakili masyarakat, Benny H Sihotang, pada kesempatan tersebut juga, mengaku bahwa dirinya sebagai masyarakat biasa yang juga mantan Direktur Utama PD Pasar Kota Medan sangat mengetahui banyak tentang Pasar. Benny menjelaskan, bahwa didalam menajemen harus mampu berfikir, berkata, dan berintegritas. “ Maksudnya, sebelum bertindak kita harus berpikir terlebih dahulu apa manfaat dan faedahnya kepada masyarakat, berkata, jika sudah dikatakan haruslah ditepati dan jangan ingkar janji, dan berintegritas harus memiliki integritas yang tinggi. Seharusnya, dalam waktu 150 hari pembangunan pasar harus sudah selesai seperti yang telah di sepakati,” terang Benny.

Benny menjelaskan juga, bahwa sangat mengetahui betul masalah di Pasar Kampunglalang. Suami dari anggota DPRD Kota Medan ini mengajak kepada Dinas Perkim dan PD Pasar untuk serius menyelesaikan pembangunan pasar Kampunglalang dengan baik-baik. “ Mari, Dinas Perkim dan PD Pasar untuk menyelesaikan kepada pedagang dengan baik-baik. Jika tidak, saya selaku Ketua Pedagang Pasar Provinsi Sumut bersama-sama dengan para pedagang  akan berjuang agar pedagang pasar kampunglalang dapat kembali berjualan di pasar Kampunglalang tersebut,”ujarnya.

Tambah Benny lagi, saat dirinya menjabat Dirut PD Pasar, kebijakan yang di lakukan tidak untuk melawan terhadap pimpinan. Benny berharap Dirut PD Pasar dapat bergera cepat untuk membangun pasar Kampunglalang agar ratusan pedagang yang saat ini tidak jelas perekonomiannya dapat kembali normal.

“ Kita ketahui, saat ini sudah ada pembangunan yang dilakukan di pasar Kampunglalang. Meskipun kita melihatnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Saya berjanji tetap akan memantau pelaksanaan pembangunan pasar kampunglalang. Jika perlu saya juga akan bergabung  bersama seluruh pedagang untuk mendesak PKP2R dan PD Pasar segera menyelesaikan pembangunan pasar tradisional Kp.Lalang.

Selain masalah pedagang pasar Kampunglalang, warga Medan Helvetia yang mayoritas menghadiri reses 3 tersebut meminta kepada anggota DPRD kota Medan, Dame Duma Hutagalung, untuk mendesak Dinas Kebersihan agar jangan lagi terlambat datang untuk mengakut sampah warga.

Selain masalah Kartu Indonesia Sehat, BPJS dan Kartu Indoensia Pintar (KIP) turut dikeluhkan masyarakat akibat pengurusannya terlampau bertele-tele dan lambat.

Amatan Wartawan di lokas reses -3 anggota DPRD Kota Medan,Dame Duma Sari Hutagalung dari Fraksi Partai GerindraTahun 2017 ini membludak di hadiri lebih dari 500an warga masyarakat Kecamatan Medan Helvetia termasuk juga para pedagang pasar Kampunglalang, pasar Helvetia dan pasar Seisikambing.

Diakhir acara reses-3 tersebut, Duma menegaskan apa yang telah menjadi masukan termasuk aspirasi masyarakat dari pelaksanaan reses tersebut akan dibawa ke DPRD Kota Medan untuk dirapatkan dan akan di paripurnakan. “ Kita akan berusaha agar nantinya semua aspirasi, pikiran dan masukan dari Bapak dan Ibu sekalian dapat terealisasi. Khusus kepada para pedagang pasar Kampunglalang, kita akan coba melakukan komunikasi dengan pihak Perkim dan PD Pasar Medan untuk mencari solusinya. Jika tidak ada juga, saya selaku anggota DPRD kota Medan siap mendukug perjuangan  Bapak dan Ibu pedagang pasar Kampunglalang,”pungkas Bendahara Fraksi Gerindra tersebut.

Hadir pada reses-3 Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra tersebut, Sekretaris Camat Medan Helvetia, perwakilan dinas PKP2R, perwakilan BPJS Kota Medan, perwakilan Dinas Kebersihan, perwakila Dinas Kependuduan dan catatan sipil Kota Medan, tokoh agama dan tokoh pemuda se Kecamatan Medan Helvetia.(MR10/siti)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.