Anggota Batalyon Infanteri Marinir Temukan Korban Tenggelam di Sungai Sawit Seberang
Metrorakyat.com I Langkat-Tim SAR Batalyon Infanteri-8 Marinir melaksanakan pencarian terhadap korban tenggelam setelah beberapa warga mendatangi dan melaporkan kepada Penjagaan Yonif-8 Marinir Tangkahan Lagan P. Berandan di Sungai Sawit Seberang Kabupaten Langkat. Sumatera Utara. Rabu (08/11/17) siang.
Kejadianbermula pada saat korban atas nama Alwi Abdul Ibrahim (23 tahun), yang pada saat itu hari minggu, 5 Nov 2017 pukul 15.00 berada di penyeberangan getek pinggiran sungai batang serangan, tiba-tiba ia melihat perahu getek yang ditumpangi 4 orang talinya putus, korbanpun berlari mengejar perahu getek melalui pinggiran sungai dan setelah mendekat korban langsung lompat berenang ke arah getek tetapi tidak berhasil mendekat dan akhirnya hanyut oleh derasnya arus sungai dan tenggelam.
Setelah tidak ada kabar akhirnya keluarga bersama masyarakat melakukan pencarian, dan karena derasnya Arus dan keterbatasan alat keluarga melapor kepada kantor desa setempat. Setelah itu pencarian dilakukan kembali di hari berikutnya dengan bantuan Basarnas, BPBD, Tagana dan aparat setempat dengan menyusuri sungai tempat tenggelamnya korban.
Setelah dilakukan pencarian selama 3 hari juga belum membuahkan hasil, kemudian keluarga korban melaporkan masalah ini ke Instansi yang terkait. Akhirnya Kepala Desa dengan sepengetahuan Camat serta Pihak keluarga memutuskan mendatangi Yonif-8 Marinir pada hari Rabu, 08 November 2017 untuk meminta bantuan pencarian.
Mendengar berita ini, Perwira Jaga Yonif-8 Marinir melaporkan ke Komando atas, pada tanggal 08 November 2017 sekira pukul 11.30 WIB, Danyonif-8 Marinir memerintahkan Tim SAR berangkat ke lokasi tenggelamnya korban. Setelah menerima perintah tersebut, Tim SAR yang terdiri dari 6 personel berserta perlengkapannya yang dipimpin Sertu Marinir Riski Panggabean langsung berangkat menuju TKP dengan kelengkapan SAR berupa Perahu karet, alat selam, pelampung dan perlengkapan lainya.
Sampai ditujuan,Sekitar pukul 14.00WIB Tim SAR Yonif-8 Marinir langsung berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Koramil , BPBD, Basarnas dan Tim Tagana yang saat itu sudah berada di TKP untuk bersama sama melaksanakan pencarian korban.
Pencarian para korban dilakukan dengan cara menyisir sungai yang pada saat pencarian kondisi sungai arus nya deras.
Pada Rabu, 08 November 2017 sekitar pukul 17.15 WIB Tim Rupanpur Yonif 8 Marinir menemukan korban Alwi Abdul Ibrahim sekitar 2 Km dari tempat kejadian dengan kondisi terapung di pinggiran sungai dengan kondisi tubuh terlentang yang tersangkut ditanaman pinggiran sungai batang serangan.
Team gabungan langsung mengangkat jenazah korban dan langsung di evakuasi menuju rumah korban yang beralamatkan di Desa Sei Litur Tasik Kec Sawit seberang,Kabupaten Langkat.
Kepala desa Sei Liturtasik Bpk. Sawon AR mewakili keluarga korban menyatakan rasa terima kasihnya “ kepada jajaran Batalyon Infanteri-8 Marinir, yang sudah bekerja luar biasa ekstra keras , bersama warga yang turut membantu pencarian korban”.
Setelah itu Tim SAR Yonif 8 Mar dengan slogannya ” Marinir Prajurit Pejuang dan Prajurit Profesional” Yang akan memperingati HUT ke 72 Korps Marinir pada tgl 15 November kembali menuju base camp untuk menanti perintah selanjutnya.(MR2/Suriyanto)

