Satgas TMMD Ke-99 Kodim 0113/Galus Sosialisasikan Pembuatan Pupuk Organik Rotan, Roter dan Roma

Satgas TMMD Ke-99 Kodim 0113/Galus Sosialisasikan Pembuatan Pupuk Organik Rotan, Roter dan Roma
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  DABUN GELANG —  Kali ini Satgas TMMD ke-99 Kodim 0113/Gayo Lues melaksanakan sosialisai tentang pembuatan pupuk dari bahan-bahan organik yang dapat dijadikan sebagai alternatif petani dalam pemenuhan pupuk untuk tanaman yaitu Rotan (Ramuan Organik Tanaman), Roter (Ramuan Organik Ternak) dan Roma (Ramuan Organik Hama).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Posko TMMD tepatnya di Desa Badak Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues dan terlihat jelas antusias masyarakat datang menghadiri sosialisasi memenuhi tenda posko TMMD. Sabtu (15/072017)

Pasiter Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Inf MS. Sirait selaku koordinator menyampaikan cara membuat pupuk tersebut.

“Bahan-bahan dalam pembuatan pupuk organik Rotan adalah pepaya, kelapa muda, semangka, nanas, air beras, ragi, gula merah dan usus ikan merupakan bahan utama untuk membuat pupuk organik. Selanjutnya bahan-bahan tersebut dipotong-potong dan diblender lalu dimasukkan kedalam jerigen besar untuk ditunggu proses fermentasinya selama 14 hari, tingkat keberhasilan pembuatan pupuk ini tergantung dari cara kita mengolahnya, “ujar Sirait.

Sesi sosialisasi kedua dilanjutkan dengan menunjukkan cara pembuatan Roma yang diperagakan oleh Serka Syahputa.

“Roma dibuat dari bahan pinang, serai, daun sirih, daun sirsak, daun tembakau, bawang putih, cabai kecil dan air bersih secukupnya, adapun cara pengolahannya semua bahan tersebut diblender lalu dimasukkan keember dengan ditutup rapat dan menunggu proses fermentasi selama 14 hari, “ucap Serka Syahputra.

Masyarakat terlihat antusias saat menghadiri sosialisasi dengan ikut membantu praktek pembuatannya.

Seorang warga Adi terkesan dengan pembuatan pupuknyang diperagakan Satgas TMMD ini.

“Saya baru tahu bahwa pembuatan pupuk organik bisa dibuat dari bahan-bahan yang sederhana dan sepulang dari sini akan saya coba mempraktekkannya, “ujar Adi.

Sementara itu, Kapten MS. Sirait berencana membimbing masyarakat sampai mahir membuat pupuk sendiri.

“Pembuatan pupuk organik Roter akan kita dilanjutkan esok hari dan masyarakat yang ingin mencoba akan kita bimbing sampai bisa mengolahnya, selain pembuatan yang mudah keuntungan pupuk organik ini tidak memerlukan biaya yang mahal dan lebih terjangkau, “tutupnya.(MR2/Dim)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.