Bersama Pemangku Kepentingan Pemkab Ogan Ilir Dorong Terwujudnya Pemdes Inovatif, Adaptif Dan Berorientasi
METRORAKYAT.COM, OGAN ILIR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir terus mendorong terwujudnya pemerintahan desa (Pemdes) yang inovatif, adaptif, dan berorientasi sesuai kebutuhan masyarakat. Acara tersebut digelar digedung Pendopoan di KPT Tanjung Senai, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Kegiatan tersebut merupakan upaya pengembangan 6 Inovasi Sosial berbasis Design Thinking dan Identifikasi Penyusunan Roadmap Pengembangan Pemerintah Desa Berdampak.
Acara yang digelar pada Rabu (28/10/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H., Anggota DPR RI Komisi II Ahmad Wazir Noviadi, S.Psi., M.Si dan Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Dr. Hendrawan, M.Si.
Kehadiran Pemkab Ogan Ilir beserta para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud dukungan dan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.
Melalui kolaborasi tersebut, antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan berbagai pemangku kepentingan. Kabupaten Ogan Ilir diharapkan mampu membangun ekosistem inovasi desa yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif secara langsung bagi kepentingan masyarakat.
Dalam sambutannya Detektur fasilitas perencanaan keuangan dan
aset perintah desa kemendagri Dr. Hendriewan., M.Si mengatakan, pendekatan Design Thinking dalam
pengembangan inovasi sosial menitikberatkan pada pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat, identifikasi permasalahan, serta
perumusan solusi yang kreatif dan tepat sasaran.
“Melalui pendekatan ini, inovasi yang dikembangkan diharapkan tidak hanya menjadi gagasan, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab berbagai tantangan di tingkat desa,” kata Dr. Hendriewan.
Dikesempatan yang sama, Wabup Ogan lir H. Ardani, SH,. MH menyampaikan bahwa Pemerintah
Kabupaten Ogan llir diharapkan
terus mendorong terciptanya
inovasi dalam penyelenggaraan
pemerintahan desa, peningkatan
kualitas pelayanan publik, serta
pemberdayaan masyarakat.
“Desa dapat menjadi salah satu penggerak utama pembangunan daerah melalui program program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” terang Wabup Ardani.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, legislatit, dan para
pemangku kepentingan lainnya
diharapkan semakin kuat dalam
mewujudkan pemerintahan desa
yang inovatif, responsif, dan
berdampak bagi kemajuan
Kabupaten Ogan lir serta Provinsi Sumatera Selatan. (MR/YOPI007)
