Rico Waas Lepas 173 Kontingen Pesparani Katolik Kota Medan ke Kota Pematang Siantar, Tekankan Kekompakan dan Prestasi Maksimal

Rico Waas Lepas 173 Kontingen Pesparani Katolik Kota Medan ke Kota Pematang Siantar, Tekankan Kekompakan dan Prestasi Maksimal
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas 173 peserta dan pengurus kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik III Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) 2026.

Kontingen Kota Medan akan mengikuti perlombaan yang digelar di Kota Pematangsiantar pada Jumat- Sabtu (23–24) Oktober 2026.

Pelepasan berlangsung di lobi Kantor Wali Kota Medan, Jumat (23/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas diwakili Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, S.STP.

Dalam sambutannya, Wandro menyampaikan pesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, semangat, dan kekompakan selama mengikuti perlombaan.

Ia menegaskan, Pesparani tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan seni budaya serta penguatan iman dan persaudaraan umat Katolik.

“Melalui kegiatan ini, kita melihat bagaimana seni musik liturgi dan paduan suara dapat memperkaya iman, membangun kebersamaan, serta mempererat persaudaraan. Nilai-nilai positif ini harus terus kita jaga karena kehidupan beragama yang harmonis juga berdampak baik bagi kehidupan bermasyarakat, khususnya di Kota Medan,” ujarnya.

Ia berharap kontingen Kota Medan dapat tampil dengan penuh percaya diri dan memberikan penampilan terbaik berdasarkan hasil latihan yang telah dipersiapkan. Selain mengejar prestasi, para peserta diharapkan menjunjung tinggi sikap santun dan menjaga nama baik daerah.

“Apabila meraih prestasi, tentu kita semua akan bangga. Namun, yang paling penting adalah bagaimana para peserta membawa nama baik Kota Medan dengan santun dan penuh persaudaraan. Semoga pada 2027 kontingen Pesparani Katolik Kota Medan dapat mengikuti Pesparani tingkat nasional,” katanya.

Wandro juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan senantiasa mendukung kegiatan keagamaan dan kebudayaan yang memperkuat kerukunan serta persatuan masyarakat.

Menurutnya, keberagaman suku dan budaya merupakan kekuatan Kota Medan yang harus terus dirawat melalui sikap saling menghormati dan hidup berdampingan.

“Kota Medan adalah rumah kita bersama, tempat berbagai suku dan budaya hidup berdampingan, saling menghormati, dan saling menguatkan. Karena itu, mari kita terus bersinergi dengan semangat ‘Medan untuk Semua, Semua untuk Medan’ demi mewujudkan Kota Medan yang inklusif, maju, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menyatakan kebanggaannya atas partisipasi umat Katolik dari berbagai latar belakang suku dan daerah dalam kontingen Pesparani Kota Medan.

Keikutsertaan tersebut dinilai mencerminkan semangat kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Menutup sambutannya, mewakili Walikota Medan, Wandro secara resmi melepas kontingen Pesparani Katolik Kota Medan untuk berlaga di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan, dan mengikuti setiap perlombaan dengan sebaik-baiknya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Medan, Agus Maryono, mewakili Dinas Pendidikan, Jamahi Saragih, S.Pd, yang juga pencipta mars kota Medan.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., memimpin keberangkatan kontingen dari Sekretariat LP3KD Kota Medan di Jalan Karya Mesjid Nomor 50, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua LP3KD Medan Maniur Rumapea, Sekretaris Edison Sibagariang, Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Sahat Harianja, serta para peserta kontingen.

Antonius mengatakan, peserta yang mengikuti Pesparani Katolik tingkat Sumut telah melalui seleksi ketat dan berasal dari berbagai paroki di Kota Medan. Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kota Medan.

Pesparani Katolik Sumut 2026 dijadwalkan dibuka pada Jumat (23/10/2026) di Gedung Pusat Pembinaan Keuskupan Agung Medan, Kota Pematangsiantar.

Perlombaan berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) dengan mempertandingkan delapan kategori, yakni Paduan Suara Dewasa Campuran, Mazmur Anak, Mazmur Remaja, Mazmur Orang Muda Katolik, Mazmur Dewasa, Cerdas Cermat Rohani Anak, Cerdas Cermat Rohani Remaja, dan Kitab Suci Anak.

Ia berharap, kontingen Kota Medan mampu meraih hasil terbaik dan akan dapat mewakili Sumut pada Pesparani Katolik di Kota Manado tahun 2027.

Acara pelepasan kontingen Pesparani Katolik tersebut, Walikota Medan juga mendengarkan paduan suara yang dibawakan oleh peserta paduan suara kontingen Pesparani Katolik Kota Medan. (MR/Irwan)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan