Organ Mahasiswa Medan dan Perbati Sumut Bahas Tinju sebagai Wadah Positif Generasi Muda
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Sejumlah organisasi mahasiswa di Kota Medan bersilaturahmi dengan Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Sumatera Utara untuk bertukar pikiran mengenai peran olahraga dalam membangun karakter generasi muda sekaligus mencegah berbagai aktivitas negatif. Pertemuan berlangsung di Kantor Sekretariat Perbati Sumut, Jalan Tinta, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kamis (22/10).
Rombongan mahasiswa diterima langsung Ketua Perbati Sumut, Zainuddin Lubis, didampingi Sekretaris Perbati Sumut, Benget Simorangkir, serta sejumlah pengurus lainnya.
Perwakilan mahasiswa yang hadir di antaranya Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Medan, Jalfadli Simamora, Samuel Simatupang dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan, Chalid dari GMNI Medan, serta Rais Prayogo dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Medan.
Jalfadli Simamora mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi mengenai kegiatan positif yang dapat dikembangkan mahasiswa dan generasi muda, termasuk melalui olahraga tinju.
Menurutnya, tinju kembali menarik perhatian anak muda karena tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga melatih kedisiplinan, ketahanan mental, pengendalian emosi, serta kemampuan menghadapi tekanan.
“Tinju bukan sekadar bertarung di atas ring. Olahraga ini juga melatih fisik dan mental. Berlatih dengan memukul samsak, misalnya, dapat menjadi salah satu cara menyalurkan emosi secara sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, generasi muda perlu membiasakan pola hidup sehat melalui kegiatan olahraga agar memiliki aktivitas positif yang dapat mendukung pengembangan diri dan prestasi.
Jalfadli menegaskan, keterlibatan mahasiswa dalam olahraga tidak berarti mengurangi sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, sikap kritis dan aktivitas positif tetap dapat berjalan beriringan.
Sementara itu, Ketua Perbati Sumut, Zainuddin Lubis, menilai olahraga tinju kini semakin berkembang dan diminati berbagai kalangan. Munculnya figur publik yang terjun ke dunia tinju serta bertumbuhnya komunitas dan sasana tinju menjadi salah satu faktor yang mendorong popularitas olahraga tersebut.
Ia mencontohkan sejumlah figur, seperti Jake Paul, KSI, Paris Pernandes, dan Jefri Nichol, yang turut menarik perhatian masyarakat terhadap olahraga tinju.
Zainuddin juga menyebutkan, Medan memiliki sejumlah tempat latihan tinju dengan konsep yang beragam, mulai dari sasana tradisional hingga pusat kebugaran modern. Selain itu, prestasi petinju Indonesia, seperti Daud Yordan dan Ellyas Pical, dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga tersebut.
Menurutnya, olahraga tinju juga membuka peluang bagi atlet untuk berprestasi melalui jalur kompetisi, mulai dari tingkat nasional hingga ajang internasional.
Zainuddin menambahkan, Perbati Sumut diperkuat sejumlah tokoh tinju yang memiliki pengalaman dan prestasi di tingkat nasional maupun internasional, di antaranya Erwinsyah, Syamsul Anwar Harahap, dan Benget Simorangkir dan masih banyak lagi.
Ia berharap olahraga tinju dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan positif bagi generasi muda untuk menghindari tawuran, penyalahgunaan narkoba, aksi begal, dan tindak kriminal lainnya.
“Pemerintah perlu lebih peka dalam mendukung dan menghidupkan kegiatan olahraga agar potensi generasi muda dapat berkembang menjadi prestasi,” katanya.
Zainuddin menegaskan, Perbati Sumut diharapkan dapat menjadi wadah pencarian dan pembinaan bakat petinju muda yang berpotensi mengharumkan nama Kota Medan dan Sumatera Utara.
Ia juga mengapresiasi kunjungan perwakilan organisasi mahasiswa tersebut dan berharap dukungan berbagai pihak terus mengalir demi kemajuan olahraga tinju di Sumatera Utara.
“Semoga keberadaan Perbati Sumut mendapat dukungan semua pihak untuk memajukan olahraga, khususnya pembinaan atlet tinju di Kota Medan dan Sumatera Utara,” pungkasnya.(MR/Irwan)

