Wali Kota Medan, Rico Waas: Ini Bukan Kunjungan Seremoni, Renovasi 28 Puskesmas Akan Rampung Akhir Tahun, Kualitas Pelayanan Harus Lebih Ditingkatkan 

Wali Kota Medan, Rico Waas: Ini Bukan Kunjungan Seremoni, Renovasi 28 Puskesmas Akan Rampung Akhir Tahun, Kualitas Pelayanan Harus Lebih Ditingkatkan 
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN –  Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan renovasi 28 Puskesmas di Kota Medan akan dikebut selesai akhir tahun. Dia juga meminta kepada seluruh kepala puskesmas untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berobat.

Rico mengatakan, kunjungan meninjau Puskesmas bukan sekedar seremoni. Untuk itu, Walikota Medan mengharapkan puskesmas dapat menjadi rujukan pelayanan kesehatan di kecamatan masing-masing yang pelayanannya tidak kalah dengan rumah sakit.

Rico mengaku renovasi terhadap Puskesmas Helvetia dilakukan dengan mempertimbangkan tingginya jumlah kunjungan masyarakat yang mencapai sekitar 250 hingga 300 pasien setiap hari.

“Ini salah satu Puskesmas yang direnovasi skala besar dari 28 Puskesmas. Kita tata ulang supaya lebih nyaman dan ruangan-ruangannya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik,” ujar Rico kepada wartawan disela sela peninjauan, Selasa (29/9).

Turut mendampingi, Plt Kadis Kesehatan Surya Saputra, Kadis SDABMBK Khairul Azmi, Kadis Perkimcitaru Jhon Ester Lase, Kapuskesmas dr. Indra, Camat dan Lurah.

Menurut Rico, tingginya kunjungan pasien membuat kebutuhan terhadap ruang pelayanan yang lebih representatif menjadi penting.

“Karena itu, Pemko Medan tidak hanya melakukan perbaikan fisik, tetapi juga menata kembali fungsi dan alur setiap ruangan agar pelayanan berjalan lebih efektif,” jelasnya.

Rico mencontohkan ruang poli umum yang membutuhkan area lebih luas untuk mendukung komunikasi dan koordinasi antara dokter. Penataan tersebut diharapkan membuat tenaga medis dapat memberikan pelayanan secara lebih optimal.

“Kita cari solusinya bagaimana alur pelayanan ini benar-benar bisa dibenahi dengan baik,” katanya.

Selain ruang pelayanan, Rico juga memberi perhatian terhadap fasilitas laboratorium yang dinilai terlalu kecil dibandingkan dengan tingginya jumlah kunjungan pasien.

“Melalui renovasi, kapasitas laboratorium akan ditambah dan ditata agar lebih mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Ditambahkan Rico, bahwa penataan juga mencakup ruang tunggu yang sebelumnya masih banyak memanfaatkan area selasar. Pemko Medan menyiapkan ruang tunggu yang lebih nyaman, termasuk fasilitas ramah anak serta lobi yang lebih representatif.

“Ruang tunggunya sebelumnya di selasar. Sekarang kita buatkan ruangan yang lebih nyaman, ada ruang ramah anak dan lobi. Kita rapikan supaya wajah Puskesmas semakin enak dipandang dan masyarakat juga semakin nyaman,” jelasnya.

Ia menegaskan, renovasi Puskesmas tidak hanya berorientasi pada tampilan bangunan, tetapi juga bagaimana seluruh fasilitas mampu menunjang alur pelayanan masyarakat.

“Ini yang kita targetkan secara keseluruhan. Akhir tahun ini sudah selesai semuanya, baik yang dibangun baru maupun yang direhabilitasi,” tegasnya.

Terkait keterbatasan lahan parkir di Puskesmas Medan Helvetia, Rico mengakui kondisi lahan menjadi salah satu tantangan dalam penataan fasilitas. Namun, Pemko Medan akan mengoptimalkan lahan yang tersedia, termasuk area belakang bangunan.

“Lahan kita memang tidak terlalu besar. Kita manfaatkan yang ada di belakang, tetapi ruang parkirnya akan kita tata lebih baik sehingga alur masuk pasien tetap nyaman,” ujarnya.

Rico menyebutkan, area parkir tersebut diupayakan mampu menampung sekitar 50 hingga 60 kendaraan. Pemko Medan juga tengah mengkaji kemungkinan optimalisasi pelayanan selama 24 jam di Puskesmas tersebut.

“Untuk yang dibangun baru, kita arahkan 24 jam. Yang ini juga kita rencanakan demikian,” pungkasnya. (MR/Red)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan