Jusup Ginting Dorong Pemuda GBKP Km 8 Jadi Pelopor Persatuan dan Kerukunan

Jusup Ginting Dorong Pemuda GBKP Km 8 Jadi Pelopor Persatuan dan Kerukunan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Jusup Ginting Suka, SE, mendorong para pemuda, khususnya Pemuda dan Pemudi Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Permata Km 8, untuk semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Jusup saat melaksanakan kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Parang II, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Minggu (27/9). Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut diikuti para pemuda Permata GBKP Km 8.

Dalam pemaparannya, Jusup berharap kegiatan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menggali serta mengembangkan potensi generasi muda.

Ia juga mendorong Permata GBKP Km 8 untuk membangun sinergi dengan berbagai organisasi kepemudaan maupun pemerintah sehingga potensi yang dimiliki para pemuda dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Tunjukkan potensi kita, baik kepada pemerintah, organisasi kepemudaan maupun masyarakat. Jangan takut untuk tampil dan berbuat sesuatu yang positif,” ujar Jusup yang juga merupakan pembina muda-mudi GBKP Km 8.

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengimplementasikan nilai-nilai UUD 1945 serta merawat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Jusup menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Ia menilai ketergantungan terhadap media sosial serta mudahnya sebagian anak muda terprovokasi dapat memicu berbagai persoalan sosial, termasuk konflik antarkelompok dan tawuran.

“Kami melihat banyak anak muda yang mudah terprovokasi hingga ikut melakukan kerusuhan antarl ingkungan. Di sisi lain, semangat menjaga kerukunan antarumat beragama juga harus terus diperkuat,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kekompakan di internal organisasi kepemudaan. Menurutnya, perbedaan pandangan maupun latar belakang jangan sampai berkembang menjadi sekat yang memicu perpecahan.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Setiap kekurangan harus diperbaiki dan setiap kelebihan harus diapresiasi. Harapan saya, dari Permata GBKP Km 8 akan lahir pemimpin-pemimpin hebat yang mampu merangkul sesama pemuda dan menjaga kerukunan. Jangan ada gap yang memecah persatuan. Kalau bukan kita, siapa lagi?”tegasnya.

Sebagai bentuk komitmennya terhadap pemberdayaan pemuda, Jusup berjanji akan mendorong kegiatan kepemudaan secara rutin setiap empat bulan sekali. Ia menegaskan kegiatan tersebut harus berlangsung tanpa membedakan suku, status sosial maupun kondisi ekonomi.

“Permata-permata gereja jangan takut untuk membangun. Sesama Permata jangan saling menghujat atau iri. Mari kita bangun kekompakan, kerukunan dan persatuan serta menghindari perpecahan,” ujarnya.

Jusup menambahkan, wawasan kebangsaan juga menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarpemuda di tengah masyarakat.

Perwakilan Kelurahan, Junita Hampun, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan tersebut.

Ia berharap para pemuda yang hadir dapat memperoleh pengetahuan dan wawasan yang kemudian diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Pembina Pemuda GBKP Km8, Deviden Kemit menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan yang digelar Jusup Ginting Suka selaku anggota DPRD Kota Medan dari daerah pemilihan (dapil) 5.

Piter mengajak para pemuda, khususnya Permata GBKP Km 8, untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pendalaman ideologi dan wawasan kebangsaan menjadi semakin penting. Mari kita rawat kerukunan antarumat beragama, hindari perpecahan, saling menghormati dan jangan mudah terprovokasi,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan para pemuda untuk menghormati orangtua dan orang yang lebih tua, menjaga tutur kata serta menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

Pada kesempatan yang sama, staf ahli Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Waldemar Sihombing, mengajak para pemuda untuk mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila.

Ia berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pemimpin yang memiliki integritas dan berpegang teguh pada nilai-nilai moral serta keagamaan.

Waldemar juga menyinggung pelaksanaan program PKH Medan Makmur di Kecamatan Medan Johor. Ia menilai masih terdapat persoalan terkait ketepatan data penerima bantuan yang perlu mendapat perhatian.

Menurutnya, karena program tersebut menggunakan anggaran APBD Pemerintah Kota Medan, penyalurannya harus benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok lansia dan penyandang disabilitas.

“Pada kesempatan ini, saya berharap Pak Jusup Ginting, SE dapat ikut mendorong penyelesaian persoalan tersebut agar anggaran APBD Kota Medan yang diperuntukkan membantu lansia dan penyandang disabilitas melalui Dinas Sosial dapat tepat sasaran dan berkeadilan,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Jusup kembali mengingatkan para pemuda agar tidak sibuk mencari kelemahan orang lain. Sebaliknya, ia meminta generasi muda menunjukkan potensi dan karya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya sangat berharap anak muda dan pemuda-pemudi gereja tidak hanya mencari kekurangan pengurus. Mari kita bekerja sama, menjaga kekompakan dan bergandengan tangan tanpa adanya gap demi kemajuan seluruh pemuda Permata,” pungkasnya. (MR/Irwan)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan