Kental dengan Adat Batak, Kajari Taput Dorong PWI Bonapasogit Perkuat Kerja Sama dan Penegakan Hukum
METRORAKYAT.COM, TAPUT – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapanuli Utara (Taput), Naungan Harahap SH. MH, menerima audiensi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit di Kantor Kejari Taput, Tarutung, Kamis (10/9/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan kerja sama antara institusi penegak hukum dengan organisasi profesi wartawan, khususnya dalam penyampaian informasi hukum kepada masyarakat secara objektif, akurat dan bertanggung jawab.
Dalam sesi diskusi, pembahasan tidak hanya menyentuh aspek penegakan hukum, tetapi juga nilai-nilai sosial dan budaya yang masih kuat dalam kehidupan masyarakat Tapanuli Utara.
Naungan Harahap menyampaikan bahwa pelaksanaan penegakan hukum di daerah tidak dapat dilepaskan dari karakter masyarakat dan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat, termasuk adat istiadat Batak yang masih sangat kental.
Menurutnya, terdapat tantangan tersendiri dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai penegakan hukum yang berdasarkan aturan dan konstitusi, terutama ketika persoalan hukum bersinggungan dengan nilai emosional, hubungan kekerabatan maupun adat.
Naungan juga mengungkapkan bahwa dirinya tumbuh dengan memegang kuat nilai-nilai adat Batak yang diwariskan orang tuanya.
Ia kemudian menceritakan pesan orang tuanya yang hingga kini menjadi salah satu pegangan dalam menjalani kehidupan.
“Orang yang sukses itu adalah orang yang beradat dan beragama,” demikian pesan orang tua Naungan Harahap yang disampaikannya dalam sesi diskusi.
Menurut Naungan, pesan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai nasihat kehidupan, tetapi juga menjadi landasan dalam membangun sikap, integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Ia berharap nilai-nilai tersebut juga dapat menjadi bagian dari semangat insan pers dalam menjalankan profesinya, terutama dalam menjaga etika, profesionalitas dan tanggung jawab kepada masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris PWI Bonapasogit Darwin Manalu, didampingi Bendahara Candra Sirait, menyampaikan komitmen PWI Bonapasogit untuk terus menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik serta prinsip keberimbangan.
Kejari Taput bersama PWI Bonapasogit sepakat bahwa komunikasi yang terbuka antara aparat penegak hukum dan pers penting untuk membangun pemahaman publik terhadap proses hukum sekaligus mencegah munculnya informasi yang tidak utuh di tengah masyarakat.
Naungan Harahap didampingi Kasi Intelijen Kejari Taput Simon Ginting SH menyambut baik audiensi tersebut dan berharap komunikasi dengan insan pers dapat terus dibangun secara terbuka dan konstruktif.
“Sinergi antara kejaksaan dan media sangat penting untuk mendukung penyebarluasan informasi yang akurat kepada masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman publik terhadap proses dan kebijakan hukum,” ujar Naungan.
Audiensi turut dihadiri sejumlah pengurus PWI Bonapasogit, di antaranya Jan Piter Simorangkir, Bongsu Sitompul, Alfredo Sihombing, Robert Siregar, Hotbin Purba dan Andoky Manalu.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan kerja sama antara Kejari Taput dan PWI Bonapasogit, dengan tetap menempatkan penegakan hukum dan tugas jurnalistik pada koridor profesional, objektif dan bertanggung jawab.
(MR/ Andoky Manalu)
