Memasuki Musim Kemarau Mulai Akhir Juni, Pemerintah Inhu Gelar Apel Siaga Penanggulangan Karhutla
METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Pemerintah Kabupatsn Indragiri Hulu menggelar apel kesiapansiagaan penanganan kebekaran hutan dan lahan (Karhutla) di halaman kantor bupati Indragiri hulu, Senin ( 22/6/2026).
Kegiatan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) ini dumulai sekitar pukul 10:00 Wib yang dipimpin langsung Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, di hadiri Ketua DPRD Inhu,Wakil bupati, Kejaksaan Rengat, Wakapolres Inhu, Dandim 0302, Sekda Inhu,para asisten dan staf ahli bupati,Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Camat, Lurah, Kepala Desa, KNPI, BUMD dan sejumlah perusahaan.
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto menegaskan apel siaga ini menjadi bentuk sinergitas antara pemerintah, TNI- Polri, Perusahaan dan masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemerintah Kabupaten Indragiri hulu telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Karhutla sejak bulanq 10 Maret hingga 20 November 2026. Berbagai langkah antisipatif terus dilakukan, antara lain penguatan koordinasi lintas sektor, monitoring dan deteksi dini hotspot, patroli terpadu, edukasi masyarakat, serta penyediaan sarana prasarana dan dukungan operasi untuk memadamkan titik api dengan cepat.
‘xKarena penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Inhu, TNI- Polri, Kecamatan, Kepala Desa, Perusahaan hingga masyarakat peduli api, “katanya.
Semua harus berperan aktif dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Inhu, dimana menurut perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisikan ( BMKG) bahwa memasuki musim kemarau mulai akhir bulan Juli tahun 2026, tentu potensi karhutla terjadi rawan kebakaran saat musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino, maka seluruh unsur terkait aktif melakukan pencegahan sejak din.
Apel kesiapansiagaan ini telah dilakukan pemeriksaan alat , sehingg alat damkar cukup memadai tentunya harapan besar penanganan karhutla bisa cepat ditangani dengan baik untuk mencegah karhutla di wilayah Kabupaten Inhu.
Namun memperkuat kesiapsiagaan, perlu ditingkatkan koordinasi, berkolaborasi seluruh sektor, yang penting memberikan informasi dengan cepat dan akurat bagi setiap petugas dilapangan, karena di wilayah Kabupaten Indragiri hulu secara spesifik titik rawan kebakaran hampir rata rata di 14 Kabuoaten Inhu.
Akan tapi di daerah yang gambut menjadi perhatian kita semua seperti di daerah Kecamatan Kuala Cinaku, daerah Kecamatan Rengat, dan sebahagian Rengat Barat dan lainnya, namun hal itu semua tanggungjawab bersama untuk pencegahan karhutla.
Untuk itu, apel kesiapsiagaan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi musim kemarau.
Pemerintah berharap melalui sinergi seluruh pihak, kejadian karhutla dapat ditekan sedini mungkin guna menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pembangunan, muda mudahan kedepan karhutla bebas di wilayah Kabupaten Indragiri Inhu. ( MR/Ob )
