Kadispora Medan Tegaskan Penggunaan Stadion Teladan Tanpa Izin, Belum Ada Serah Terima Fasilitas
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, H. Tengku Chairuniza, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin, baik secara tertulis maupun lisan, terkait penggunaan lapangan Stadion Teladan Medan oleh sekelompok komunitas lari yang belakangan viral di media sosial.
Menurut Chairuniza, hingga saat ini belum ada serahterima kepada pihak Dispora Kota Medan tentang Stadion Teladan. Ia mengaku tidak mengetahui siapa yang memberikan akses atau izin kepada komunitas tersebut untuk menggunakan fasilitas stadion yang masih dalam tahap penyelesaian pekerjaan.
“Sampai hari ini saya tidak tahu siapa yang memberikan izin penggunaan lapangan Stadion Teladan kepada komunitas lari tersebut. Padahal stadion masih dalam tahap finishing dan belum dilakukan serah terima kepada Dispora Kota Medan,” tegas Chairuniza, Sabtu (30/5/2026).
Ia menjelaskan, Stadion Teladan saat ini masih berada dalam proses penyempurnaan dan perawatan intensif sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Piala AFF U-19 Tahun 2026. Karena itu, penggunaan fasilitas stadion oleh pihak luar seharusnya tidak dilakukan tanpa prosedur dan izin resmi.
Viralnya aktivitas komunitas lari di area Stadion Teladan pun memicu sorotan publik. Kejadian tersebut turut mendapat perhatian serius dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Rico Waas menyayangkan adanya penggunaan fasilitas stadion yang masih dalam tahap pengerjaan dan perawatan. Menurutnya, aktivitas tersebut berpotensi mengganggu kualitas fasilitas yang sedang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan ajang sepak bola tingkat Asia Tenggara.
Wali Kota Medan juga menegaskan bahwa komunitas lari yang menggunakan area Stadion Teladan tidak pernah mengajukan permohonan resmi kepada Pemerintah Kota Medan, baik secara tertulis maupun lisan.
“Penggunaan Stadion Teladan harus melalui mekanisme perizinan dan koordinasi yang ketat dengan Pemko Medan. Apalagi stadion kebanggaan masyarakat Medan ini sedang dipersiapkan untuk mendukung event sepak bola internasional di kawasan Asia Tenggara,” tegas Rico Waas.
Polemik penggunaan Stadion Teladan tanpa izin tersebut kini menjadi perhatian berbagai pihak, mengingat pentingnya menjaga fasilitas olahraga yang sedang dipersiapkan untuk agenda olahraga berskala internasional.(MR/Irwan)

