Tanamkan Nilai Pancasila, Dame Duma Ajak Pemuda Helvetia Jauhi Narkoba dan Judi Online
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, menggelar kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang diikuti para pemuda dari tujuh kelurahan di Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan berlangsung di Jalan Beringin II No.77, Kelurahan Helvetia, dan menjadi wadah edukasi sekaligus silaturahmi bagi generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, politisi dari Partai Gerindra itu menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai generasi penerus bangsa yang harus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Di hadapan para peserta, Duma mengingatkan bahaya berbagai bentuk kenakalan remaja yang saat ini semakin mengkhawatirkan, mulai dari penyalahgunaan narkoba, keterlibatan dalam geng motor, hingga praktik pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).
“Saya mengajak adik-adik semua untuk fokus belajar dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Jauhi narkoba, geng motor, pinjol maupun judi online karena semua itu hanya akan merugikan diri sendiri dan keluarga,” tegas Duma.
Menurutnya, peredaran narkoba kini tidak lagi menyasar kalangan pelajar tingkat SMA, tetapi juga telah merambah hingga ke jenjang SMP. Kondisi tersebut, kata dia, harus menjadi perhatian bersama, terutama para orang tua.
Karena itu, Duma meminta keluarga untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak serta mendorong mereka mengikuti kegiatan positif yang mampu membangun karakter, keterampilan, dan wawasan kebangsaan.
Ia juga memotivasi para pemuda agar berani memiliki cita-cita besar dan terus meningkatkan kualitas diri demi masa depan yang lebih baik.
“Saya ingin dari Helvetia lahir generasi-generasi unggul yang mampu mengharumkan nama daerah dan menjadi kebanggaan orang tua serta masyarakat,” ujarnya.
Selain memberikan pembekalan ideologi kebangsaan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat hubungan antar pemuda dari tujuh kelurahan di Kecamatan Medan Helvetia sekaligus menjadi sarana menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di kalangan generasi muda.
Mewakili Camat Medan Helvetia, Supriadi Lubis mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang secara khusus menyasar kalangan pemuda. Menurutnya, penguatan nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan agar generasi muda memiliki karakter yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mempertemukan anak-anak muda dari berbagai kelurahan. Selain mempererat silaturahmi, mereka juga mendapat pemahaman tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dalam sesi dialog, seorang peserta bernama Dinda dari Kelurahan Cinta Damai mengusulkan adanya pelatihan keterampilan bagi mahasiswa dan mahasiswi guna membantu mereka memperoleh penghasilan tambahan.
Sementara itu, peserta lainnya, Sahara dari Kelurahan Dwikora, menyoroti maraknya kasus judi online dan penyalahgunaan narkoba yang menurutnya kerap dipicu oleh kurangnya perhatian keluarga terhadap perkembangan anak.
Menanggapi aspirasi tersebut, Duma mendorong para pemuda untuk membentuk komunitas sebagai wadah pengembangan diri, peningkatan keterampilan, sekaligus pembinaan karakter.
“Kalau komunitas sudah terbentuk, nantinya bisa kita tindak lanjuti dengan menghadirkan pelatih-pelatih yang kompeten sesuai bidang yang dibutuhkan anak-anak muda,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Supriadi Lubis mewakili Camat Medan Helvetia, serta Sutan Nasution mewakili Lurah Helvetia. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir.(MR/Irwan)


