Bupati Sergai Ikuti Rakor PRR Pascabencana Secara Virtual, Mendagri Tito Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Percepatan pemulihan pascabencana harus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan, terutama dalam pemulihan infrastruktur dasar, pelayanan publik, hingga ekonomi masyarakat terdampak.
Oleh karena itu pentingnya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya saat rapat koordinasi (Rakor) percepatan program dan koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana yang digelar virtual, di ruang Command Center, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah harus bergerak cepat dan responsif agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera kembali menjalani aktivitas dengan normal. Sinergi dengan pemerintah pusat menjadi kunci agar seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif.
Ia juga menjelaskan, rakor tersebut membahas realisasi penggunaan Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) bagi wilayah terdampak bencana, serta optimalisasi dukungan anggaran pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan kembali daerah terdampak.
Dikatakan Bupati Darma Wijaya, bahwa Pemkab Sergai siap mendukung seluruh program percepatan pemulihan pascabencana melalui penguatan koordinasi lintas perangkat daerah dan kesiapsiagaan penanganan di lapangan.
“Kita ingin proses pemulihan berjalan menyeluruh, bukan hanya membangun kembali fasilitas yang rusak, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat dapat pulih,” tegas Darma Wijaya.
Sebelumnya, Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian dalam arahannya secara virtual menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri ini, percepatan pemulihan pascabencana membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemerintah daerah agar penanganan berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.
“Seluruh daerah harus memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai target. Koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi faktor utama keberhasilan pemulihan pascabencana,” kata Tito secara virtual.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera itu meminta pemerintah daerah memperkuat pendataan kebutuhan masyarakat terdampak serta mempercepat realisasi program prioritas, khususnya perbaikan infrastruktur publik dan pemulihan ekonomi warga.
Dalam forum itu juga dipaparkan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi yang berlangsung mulai April hingga Desember 2026, meliputi pembangunan kembali fasilitas umum, pemulihan sosial ekonomi masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur permanen di wilayah terdampak bencana.
Turut hadir mendampingi Bupati Sergai, Sekdakab Sergai Suwanto Nasution, Kepala Bapperida Romian Parulian Siagian, Kadis Perkim Reza Firmansyah, Kepala BPKAD Sergai Rusmiani Purba, Kepala BPBD Rico Ebtian, dan Kadis PUTR Abdul Rahman Purba. (MR/AS)
