Banjir Rob Kembali Rendam Pesisir Tanjung Beringin, Kantor Desa Bagan Kuala Ikut Tergenang
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Banjir rob atau pasang air laut kembali melanda kawasan pesisir Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Senin (18/5/2026). Pemukiman warga di Desa Bagan Kuala kembali digenangi air laut, bahkan Kantor Desa Bagan Kuala turut terdampak.
Selain merendam rumah warga, air pasang juga menggenangi sejumlah ruas jalan di Dusun I dan Dusun II sehingga aktivitas masyarakat sedikit terganggu. Meski demikian, kondisi banjir rob kali ini masih dinilai dalam kategori aman.
Kepala Desa Bagan Kuala, Safril, mengatakan fenomena pasang air laut tersebut merupakan kondisi rutin yang kerap dialami masyarakat pesisir. Namun, tahun ini situasinya tidak separah sebelumnya karena tidak disertai gelombang tinggi.
“Pasang rob yang terjadi masih dalam kategori aman. Fenomena ini memang rutin dialami masyarakat pesisir. Aktivitas warga juga masih berjalan normal karena tidak ada gelombang tinggi,” ujar Safril kepada awak media.
Safril menjelaskan, banjir rob sudah berlangsung selama empat hari terakhir dan diperkirakan akan segera berakhir. Ia berharap kondisi air segera surut mengikuti siklus pasang surut laut.
“Kemungkinan hari ini adalah yang terakhir dan mudah-mudahan cepat surut. Tahun ini tidak terlalu parah dan tidak mengkhawatirkan, tetapi masyarakat tetap harus waspada,” katanya.
Menurutnya, air laut biasanya mulai pasang pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB dan akan kembali surut menjelang malam sekitar pukul 17.00 WIB.
“Air pasang terjadi pada siang hari dan akan surut kembali mengikuti kondisi pasang surut air laut. Karena itu masyarakat diminta tidak panik,” tambahnya.
Pemerintah Desa Bagan Kuala terus mengimbau warga, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir pantai, agar tetap siaga dan memantau perkembangan kondisi cuaca maupun pasang air laut guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami mengimbau masyarakat pesisir agar tetap waspada demi mengantisipasi kemungkinan terburuk,” pungkas Safril.
Pantauan di lapangan, banjir rob tidak hanya melanda Desa Bagan Kuala, tetapi juga merendam sejumlah pemukiman warga di Desa Nagur serta beberapa ruas jalan di Desa Pekan Tanjung Beringin.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, banjir rob serupa juga terjadi sekitar satu bulan lalu. Warga pesisir, khususnya di Desa Bagan Kuala, diperkirakan akan kembali menghadapi fenomena serupa setiap bulannya akibat kondisi pasang air laut. (MR/AS)
