Al-Washliyah Firdaus Lepas 128 Santri, Dorong Alumni Lanjutkan Pendidikan dan Jaga Nilai Ke-Islaman
METRORAKYAT.COM, SERGAI – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan pelepasan 128 santri kelas VI SD, IX MTS, dan XII MAS Pesantren Al-Washliyah Firdaus Tahun Pelajaran 2025/2026, bertempat di halaman SD Pesantren Al-washliyah Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan pelepasan santri ini bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), yang dihadiri Sekretaris PW Al-Washliyah Sumatera Utara Alim Nur Nasution, Ketua Majelis Pengurus Pendidikan Daerah (MPPD) Al-Washliyah Kabupaten Sergai Abdul Firman, S.Pd, M.Si, Ketua Cabang Al-Washliyah Sei Rampah Abdul Murat, S.Pd, Pengawas Kementerian Agama Wage, M.Pd, Kepala Sekolah SD Al-Washliyah Firdaus Heniwati, S.Pd, Kepala Sekolah MTS AZZIRO’AH Firdaus Mahroni Tanjung, S.Pd, Kepala Sekolah MAS PPQ Al-washliyah Apridaleli, S.Pd, para guru dan orang tua murid, serta tokoh pendidikan.
Sekretaris PW Al-Washliyah Sumatera Utara, Alim Nur Nasution menilai momen pelepasan santri ini sebagai bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda.
“Kami berharap anak-anak yang telah dididik di Al-Washliyah menjadi insan yang bertaqwa, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pengurus Pendidikan Daerah (MPPD) Al-Washliyah Kabupaten Sergai, Abdul Firman, S.Pd, M.Si, menegaskan komitmen lembaga dalam menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan umum dan pendidikan agama.
“Kami berharap para alumni tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu agama di tengah masyarakat, seperti memimpin doa maupun menjadi imam salat,” ungkapnya.
Abdul Firman menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan mendorong penerapan pembelajaran kitab kuning sebagai bagian dari kurikulum wajib, khususnya di tingkat Madrasah Tsanawiyah.
Ia juga mengingatkan pentingnya untuk menjaga adab sebagai kunci kesuksesan.
“Adab kepada orang tua dan guru adalah hal utama. Dari situlah keberkahan hidup akan datang,” pesannya.
Ketua Cabang Al-Washliyah Sei Rampah, Abdul Murat, S.Pd, mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan membesarkan lembaga pendidikan Al-Washliyah.
“Kami yakin Madrasah Al-Washliyah mampu mencetak generasi yang sukses dunia dan akhirat,” ujarnya.
Dikesemptan itu, Pengawas Kementerian Agama, Wage, M.Pd, yang turut hadir dalam acara tersebut mengingatkan para siswa untuk tetap menjaga ketertiban usai pengumuman kelulusan.
Wage menyebutkan adanya himbauan resmi agar siswa tidak melakukan kegiatan yang berpotensi merugikan, seperti mencoret-coret seragam atau melakukan perjalanan berisiko.
“Seragam yang masih layak sebaiknya diberikan kepada adik kelas atau yang membutuhkan. Itu lebih bermanfaat,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa jadwal pengumuman kelulusan untuk tingkat MA adalah tanggal 4 Mei 2026, sedangkan untuk tingkat SD dan MTS adalah tanggal 2 Juni 2026.
Sebelumnya panitia kegiatan Zul Fahri, S.Ag, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah hadir dan mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada lembaga Al-Washliyah.
Zul Fahri melaporkan jumlah santri yang dilepas ada sebanyak 128, di antaranya 32 siswa dari tingkat SD, 55 siswa MTS, dan 41 siswa dari MAS. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru dan masyarakat yang telah memberikan dukungan serta bimbingan.
“Permohonan maaf kami atas kekurangan selama proses pendidikan, sekaligus memberikan pesan kepada para santri agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tetap mengingat jasa para guru,” ucapnya.
Perwakilan orang tua murid, Arifin, S.Pd, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para guru dan pihak sekolah atas dedikasi dalam mendidik anak-anak mereka.
“Semoga para guru selalu diberikan kesehatan dan rezeki. Kami hanya bisa membalas dengan doa terbaik,” tuturnya.
Acara pelepasan ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para santri di jenjang masing-masing, sekaligus awal perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih tinggi dengan bekal ilmu dan nilai-nilai ke-Islaman. (MR/AS)
